Pemberdayaan UMKM, Lumbung Indonesia Optimis Go International


Mataram (Kilasntb.com) - Di saat Lombok sibuk di moment World Superbike (WSBK) 2021, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Peluncuran Lumbung Indonesia, pada Sabtu (20/11) di Gedung Graha Bakti Praja, Kota Mataram.

Dalam acara tersebut hadir Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Siti Rohmi Djalillah bersama Istri Gubernur NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati, Ketua Lumbung Indonesia, Liena Mulyadi, Dewan Pembina Lumbung Indonesia, Sri Suparni Bahlil beserta jajaran pemerintahan provinsi NTB dan stakeholder terkait.

Dalam sambutan Wakil Ketua Lumbung Indonesia wilayah NTB, Giri Wiranawa, sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara acara, disampaikan demi terwujudnya Indonesia Gemilang, maka diusung tema, "Kolaborasi, Mewujudkan Ekonomi Melalui Wirausaha dan Sosial".

"Peluncuran Lumbung Indonesia merupakan satu langkah ke depan untuk mendukung pengembangkan UMKM yang ada di NTB, termasuk menjadi mitra dengan pihak-pihak terkait lainnya," ungkap Giri Wiranawa.

Meski Kota Mataram diguyur hujan, hal ini tidak menghalangi 40 UMKM meramaikan kegiatan perdana, bersama 100 produk kerajinan tangan dan home industri pada stand-stand yang sudah disediakan oleh panitia penyelenggara.

Senada dengan Ketua Lumbung Indonesia, Liena Mulyadi, ia menyampaikan, Lumbung Indonesia memiliki program sosial kemanusiaan dan kemasyarakatan yang akan bersinergi dengan para UMKM.

"Kolaborasi ini dilakukan demi membangun kekuatan ekonomi masyarakat terutama untuk UMKM yang ada di pelosok, di mana pelaku UMKM didominasi oleh kaum hawa," jelas Liena.

Liena juga mengatakan, produk-produk unggulan sudah dipasarkan di luar negeri seperti Turki, dan mendatang Lumbung Indobesia akan dilaunching di China, Beijing, California dan Holland.


Dalam kesempatannya, Dewan Pembina Lumbung Indonesia, Sri Suparni Bahlil sekaligus istri dari Menteri Investasi RI menyinggung tentang pemberdayaan perempuan pada UMKM, hal itu merupakan kontribusi untuk perekonomian nasional. "Tentunya ini adalah peluang dan tantangan," katanya.

"Untuk mendukung pemberdayaan UMKM tersebut, diluncurkannya Lumbung Indonesia sebagai wadah bagi para pengusaha, investor, petani, peternak, dan UMKM, untuk bisa bersinergi lebih luas dengan semua lembaga, termasuk pemerintahan," pungkasnya.

Dalam wawancaranya terkait akan dilaunchingnya Lumbung Indonesia di beberapa negara seperti di China, Beijing, California dan Holland, ia optimis kualitas produk lokal UMKM akan tembus ke pasar international.

"Saya lihat produk-produk khususnya kerajinan di NTB, sangat luar biasa sekali dan kemarin kita sudah melakukan test pada anyaman cetak buatan NTB itu sangat diminati di luar negeri," ujarnya.

Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Siti Rohmi Djalillah berlangsung meriah. Ia menyampaikan harapannya untuk Komunitas Lumbung Indonesia yang digagasan Hanida Foundation ini, mampu memotivasi pemulihan ekonomi pasca gempa dan pandemi.

"Semoga Lumbung Indonesia bisa bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB termasuk dengan 10 Kabupaten yang ada," tutupnya. (Fie)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama