![]() |
| PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat memastikan pasokan listrik selama Idulfitri 1447 Hijriah berjalan tanpa kendala, terutama saat pelaksanaan Salat Id (Dok. PLN) |
Mataram (Kilasntb.com) – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat memastikan pasokan listrik selama Idulfitri 1447 Hijriah berjalan tanpa kendala, terutama saat pelaksanaan Salat Id yang menjadi momen krusial bagi umat Muslim.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan sistem kelistrikan di wilayah NTB berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang dinilai cukup untuk menopang kebutuhan masyarakat.
Di sistem Lombok, beban listrik saat Salat Id tercatat mencapai 326 megawatt (MW), sementara daya mampu sistem menyentuh 380 MW. Artinya, tersedia cadangan sekitar 54 MW. Kondisi serupa juga terjadi di sistem Tambora, di mana beban puncak mencapai 139 MW dengan daya mampu 188 MW, menyisakan cadangan 49 MW.
“Cadangan daya ini memastikan kebutuhan listrik masyarakat tetap terpenuhi, termasuk saat pelaksanaan Salat Id,” ujar Sri Heny.
PLN tidak hanya mengandalkan kapasitas daya. Sejumlah langkah antisipatif digelar, mulai dari inspeksi menyeluruh jaringan, penguatan pengamanan sistem, hingga penempatan personel di titik-titik strategis.
Puluhan petugas disiagakan di lokasi prioritas seperti masjid, lapangan Salat Id, pusat keramaian, hingga fasilitas publik vital. Seluruhnya didukung kendaraan operasional dan peralatan teknis untuk mempercepat respons jika terjadi gangguan.
Selama masa siaga Idulfitri, PLN juga menahan pekerjaan yang berpotensi mengganggu pasokan listrik, khususnya pada jaringan yang melayani objek vital dan kegiatan keagamaan.
Pengawasan sistem diperketat melalui pusat kendali di Lombok dan Tambora yang beroperasi 24 jam secara real-time. Setiap potensi gangguan dipastikan bisa langsung ditangani.
PLN menegaskan, keandalan listrik pada momen Idulfitri menjadi prioritas utama. Di tengah meningkatnya kebutuhan listrik saat hari raya, sistem tetap dijaga agar tidak goyah.
“Komitmen kami jelas, masyarakat harus bisa beribadah dan merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa gangguan listrik,” tegasnya.
PLN juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak dan segera melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile.
Sinergi antara PLN dan pelanggan dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan listrik selama momen hari besar keagamaan. (Fd)
