![]() |
| Warga Mataram, Dinda salah satu pengguna kendaraan listrik (Dok. PLN) |
Mataram (Kilasntb.com) — Pengalaman mudik Idulfitri 2026 dengan mobil listrik kian diminati seiring bertambahnya infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Warga Mataram, Dinda, mengaku perjalanannya menuju Lombok Timur berlangsung lancar dan tanpa kekhawatiran. Ia menilai akses SPKLU yang mudah dijangkau menjadi faktor utama kenyamanan selama perjalanan.
“Awalnya ragu, tapi ternyata nyaman. SPKLU mudah ditemukan dan pengisian cepat,” kata Dinda.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB mencatat saat ini tersedia 45 unit SPKLU, terdiri dari 31 unit di Pulau Lombok dan 14 unit di Sumbawa serta Bima. Fasilitas tersebut tersebar di sejumlah titik strategis, mulai dari pusat kota hingga jalur utama.
Sejumlah lokasi pengisian juga terintegrasi dengan kawasan publik, seperti pusat perbelanjaan, sehingga pengguna dapat beristirahat sambil mengisi daya kendaraan.
Selain infrastruktur, pengguna juga memanfaatkan fitur Trip Planner pada aplikasi PLN Mobile untuk merencanakan rute dan kebutuhan pengisian daya.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan penguatan jaringan SPKLU menjadi bagian dari upaya mendukung ekosistem kendaraan listrik.
“Kami memastikan pengguna kendaraan listrik tetap nyaman, termasuk saat perjalanan mudik,” ujarnya.
PLN mencatat penggunaan SPKLU di NTB meningkat selama periode Idulfitri. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai moda transportasi jarak jauh. (Fd)
