Ibu-Ibu Mataram Diajak Siaga, Emergency Button RSUD H. Moh. Ruslan Cukup Satu Klik

Ibu Wali Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, S.Sos., yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Mataram (Dok. Istimewa)

Mataram, Kilas NTB — Kondisi darurat tidak mengenal waktu. Ketika detik menjadi sangat berharga, masyarakat membutuhkan akses pertolongan yang cepat dan mudah.

Karena itu, ibu-ibu dan kader PKK di Kota Mataram diajak mengenal serta memanfaatkan Emergency Button RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. Layanan ini menjadi salah satu akses yang dapat digunakan masyarakat untuk membuka jalur pertolongan saat menghadapi keadaan darurat.

Ajakan tersebut disampaikan Ibu Wali Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, S.Sos., yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Mataram, melalui unggahan akun Instahram resmi RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, Kamis (24/09/2026).

Kinnastri mengingatkan para ibu agar tidak menunggu keadaan darurat terjadi baru memikirkan cara mendapatkan bantuan.

“Sebagai seorang ibu, tentu kita ingin memastikan keluarga kita aman. Kita ingin selalu ada ketika anak, suami, orang tua atau orang-orang yang kita sayangi membutuhkan pertolongan,” katanya.

Menurutnya, keadaan darurat tidak selalu bisa diprediksi. Karena itu, kesiapsiagaan perlu dibangun sejak sebelum pertolongan benar-benar dibutuhkan.

“Kita tahu tidak semua keadaan darurat bisa kita duga. Karena itu mari kita siapkan satu langkah sederhana untuk berjaga-jaga,” ujarnya.

Sebagai Ketua TP PKK Kota Mataram, Kinnastri mengajak para kader PKK menyebarluaskan pemanfaatan Emergency Button kepada keluarga dan masyarakat. Menurut dia, penggunaan teknologi tersebut merupakan langkah sederhana untuk membuka akses pertolongan ketika situasi darurat terjadi.

“Satu klik dari kita mungkin terlihat sederhana, tapi bisa menjadi awal datangnya pertolongan dan menyelamatkan seseorang,” tegasnya.

Pesan itu terutama ditujukan kepada para ibu yang sehari-hari menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan keluarga. Kesiapan mengetahui akses bantuan dinilai penting agar tidak terjadi kepanikan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan pertolongan segera.

“Mari bersama menjaga keluarga dan sesama karena kepedulian bukan hanya tentang rasa sayang, tapi tentang tindakan nyata,” katanya.

Ia pun mengajak masyarakat Kota Mataram menjadikan Emergency Button sebagai salah satu pengetahuan penting dalam menghadapi kondisi darurat.

“Satu klik, satu peduli untuk keselamatan bersama,” pungkasnya. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama