![]() |
| Podium MotoGP Mandaloka 2026 (Dok. PLN) |
Lombok Tengah, Kilas NTB — Kebutuhan listrik MotoGP Mandalika 2026 meningkat menjadi 3.070 kVA, naik sekitar 5 persen dibandingkan tahun lalu. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) berhasil menjaga keandalan pasokan selama balapan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 dan mendapat apresiasi dari penyelenggara.
Keberhasilan ini menjadi sorotan karena keandalan listrik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung ajang olahraga internasional. Pasokan listrik harus tetap terjaga untuk menunjang operasional sirkuit, fasilitas pendukung, serta berbagai perangkat yang bekerja secara bersamaan selama MotoGP Mandalika.
Berdasarkan data PLN, kebutuhan daya pada MotoGP Mandalika meningkat dari 2.925 kVA pada 2025 menjadi 3.070 kVA pada 2026. Untuk mengantisipasi kenaikan beban tersebut, PLN memperkuat kesiapan infrastruktur dan sistem pengamanan kelistrikan berlapis dengan dukungan ratusan personel di 17 titik strategis.
Sistem kelistrikan Sirkuit Mandalika juga didukung suplai langsung dari jaringan utama atau grid. Skema ini menjadi bagian dari upaya PLN menjaga keandalan pasokan ketika kebutuhan listrik meningkat selama penyelenggaraan balapan.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola Soeprapto, menyampaikan terima kasih atas dukungan kelistrikan PLN selama MotoGP Mandalika 2026. Apresiasi serupa datang dari Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka, yang menilai kelancaran ajang tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk PLN.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, juga mengapresiasi layanan kelistrikan PLN yang mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Ia menyampaikan terima kasih atas layanan berstandar kelas dunia yang dihadirkan PLN untuk mendukung kesuksesan ajang tersebut.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan keberhasilan menjaga pasokan listrik merupakan hasil persiapan menyeluruh, penguatan sistem, dan koordinasi personel di lapangan.
“Kami bersyukur dapat mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 dengan menjaga keandalan pasokan listrik di tengah peningkatan kebutuhan daya,” ujar Yondri.
Menurut dia, PLN melakukan pemantauan dan pengendalian operasional secara terukur untuk mengantisipasi potensi gangguan selama ajang internasional itu berlangsung.
“Ini merupakan wujud komitmen PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas, sekaligus mendukung NTB sebagai destinasi penyelenggaraan ajang olahraga berkelas dunia,” katanya.
Keberhasilan tersebut mempertegas peran infrastruktur kelistrikan dalam mendukung agenda olahraga internasional sekaligus aktivitas pariwisata. Bagi Nusa Tenggara Barat, keandalan listrik menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran penyelenggaraan MotoGP Mandalika dan memperkuat daya tarik daerah sebagai destinasi olahraga serta pariwisata dunia. (Red)
