Penumpang BIZAM Tembus 9.000 Orang pada H-4 Lebaran, Melebihi Prediksi

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung aktivitas keberangkatan penumpang di bandara tersebut pada Ahad, 15 Maret 2026 (Dok. Diskominfotik NTB)

Lombok Tengah (Kilasntb.com) — Jumlah penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid pada H-4 Lebaran 2026 tercatat melampaui prediksi awal. Data sementara menunjukkan pergerakan penumpang mencapai sekitar 9.000 orang, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya yang hanya sekitar 8.000 penumpang.

Lonjakan ini terungkap saat Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung aktivitas keberangkatan penumpang di bandara tersebut pada Ahad, 15 Maret 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi udara menjelang arus mudik Idulfitri.

“Awalnya diperkirakan sekitar 8.000 penumpang pada H-4, tetapi data sementara menunjukkan sudah mencapai sekitar 9.000 penumpang. Artinya, pergerakan masyarakat melalui bandara lebih tinggi dari yang diprediksi,” kata Iqbal di sela kunjungannya di area terminal keberangkatan.

Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang ini menjadi indikasi mulai pulihnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode Lebaran tahun lalu, pergerakan penumpang dinilai masih relatif rendah.

“Semoga peningkatan ini juga menjadi sinyal bahwa kondisi ekonomi kita semakin membaik. Tahun lalu memang terasa lebih rendah pergerakan penumpangnya,” ujar Iqbal.

Manajemen bandara memperkirakan puncak arus penumpang akan terjadi pada H-3 menjelang Idulfitri. Hingga kini, rute domestik tujuan Jakarta dan Surabaya masih menjadi destinasi paling diminati oleh penumpang dari NTB.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, maskapai bersama pengelola bandara telah menyiapkan tujuh penerbangan tambahan atau extra flight. Langkah ini diharapkan dapat mengurai kepadatan penumpang selama periode puncak mudik.

Sementara itu, pergerakan penumpang internasional masih terpantau stabil. Penerbangan dari dan menuju Malaysia serta Singapura belum menunjukkan peningkatan signifikan pada periode menjelang Lebaran tahun ini.

Selain memantau arus penumpang, Gubernur NTB juga menyoroti aspek keselamatan penerbangan. Ia mengingatkan pentingnya memastikan kondisi kesehatan kru pesawat, mengingat jadwal penerbangan yang semakin padat.

Pemerintah Provinsi NTB menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, maskapai, serta otoritas terkait untuk memastikan pelayanan transportasi udara selama musim mudik berlangsung aman dan lancar. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama