PLN Edukasi Warga Bima, Cegah Gangguan Listrik dari Aktivitas di Sekitar Jaringan

PLN UP3 Bima memperkuat edukasi keselamatan kelistrikan kepada warga (Dok. PLN)

Bima, Kilas NTB — Gangguan jaringan listrik tidak selalu disebabkan oleh kerusakan peralatan. Aktivitas masyarakat di sekitar instalasi kelistrikan juga menjadi salah satu faktor yang dapat mengancam keandalan pasokan listrik. Untuk menekan risiko tersebut, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat melalui PLN UP3 Bima memperkuat edukasi keselamatan kelistrikan kepada warga.

PLN turun langsung menyasar kawasan permukiman, pasar tradisional, hingga pusat aktivitas masyarakat di wilayah kerja PLN UP3 Bima. Edukasi difokuskan pada pencegahan potensi bahaya, seperti pembangunan rumah terlalu dekat dengan jaringan listrik, pemasangan antena atau benda tinggi di sekitar kabel listrik, serta penanaman pohon yang berisiko menyentuh jaringan.

Langkah ini dilakukan bukan hanya untuk melindungi masyarakat dari kecelakaan listrik, tetapi juga menjaga stabilitas sistem distribusi listrik agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal.

Manager PLN UP3 Bima mengatakan, keselamatan kelistrikan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Menurutnya, jaringan listrik yang andal harus didukung perilaku masyarakat yang memahami batas aman di sekitar instalasi listrik.

“Keamanan jaringan listrik bukan hanya menjadi tanggung jawab PLN. Masyarakat memiliki peran besar dengan menjaga jarak aman dan menghindari aktivitas yang dapat mengganggu jaringan listrik,” ujar Manager PLN UP3 Bima.

Ia menambahkan, semakin tinggi kesadaran masyarakat terhadap bahaya kelistrikan, semakin kecil potensi gangguan yang dapat terjadi.

“Gangguan yang sebenarnya bisa dicegah sering kali muncul akibat aktivitas di sekitar jaringan. Karena itu, edukasi menjadi langkah penting agar masyarakat memahami risiko dan bersama-sama menjaga keandalan listrik,” katanya.

PLN juga mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, seperti kabel menjuntai, tiang listrik miring, atau aktivitas yang mengancam keselamatan jaringan.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa membangun keandalan listrik tidak cukup hanya dengan memperkuat infrastruktur, tetapi juga membutuhkan budaya sadar keselamatan dari masyarakat.

“Keandalan listrik tidak hanya dibangun melalui infrastruktur yang kuat, tetapi juga melalui meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan di sekitar jaringan listrik,” kata Yondri.

Menurut dia, edukasi keselamatan merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sistem kelistrikan yang lebih aman dan tangguh.

“PLN UIW NTB akan terus memperluas edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan. Kolaborasi PLN dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan ekosistem kelistrikan yang selamat dan mendukung pertumbuhan daerah,” ujar Yondri.

PLN UIW NTB memastikan upaya edukasi keselamatan akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah. Selain menjaga keselamatan warga, langkah preventif ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam menjaga kualitas pasokan listrik bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama