Qariah NTB Khairunnisa Wakili Indonesia di MTQ Internasional Malaysia

Qariah asal Nusa Tenggara Barat, Khairunnisa, dipercaya mewakili Indonesia dalam Musabaqah Internasional Majlis Tilawah dan Hafazan Al-Qur'an Peringkat Antar Bangsa (MTHQA) ke-66 di Kuala Lumpur, Malaysia (Dok. Diskominfotik NTB)

Mataram, Kilas NTB — Qariah asal Nusa Tenggara Barat, Khairunnisa, dipercaya mewakili Indonesia dalam Musabaqah Internasional Majlis Tilawah dan Hafazan Al-Qur'an Peringkat Antar Bangsa (MTHQA) ke-66 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kompetisi tersebut berlangsung 4–10 Oktober 2026.

Khairunnisa dilepas Pemerintah Provinsi NTB dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) NTB di Sekretariat LPTQ NTB, Jumat, 2 Oktober 2026. Ia akan membawa nama Indonesia dalam ajang tilawah Al-Qur'an tingkat internasional tersebut.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB, H. Amir, mengatakan pemerintah daerah memberikan dukungan penuh kepada Khairunnisa. “Pemerintah Provinsi NTB mendoakan agar Khairunnisa senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta kemudahan dalam menjalani setiap proses kompetisi,” kata Amir.

Amir meminta Khairunnisa menjaga kesiapan hingga hari kompetisi. Menurut dia, ketepatan bacaan, fashohah, dan tajwid menjadi bagian penting yang harus diperhatikan selama tampil di Malaysia.

Keikutsertaan Khairunnisa sekaligus menjadi bagian dari hasil pembinaan tilawah Al-Qur'an di NTB. Panggung internasional itu menjadi ruang bagi qariah daerah untuk menunjukkan kemampuan yang telah dipersiapkan selama ini.

NTB juga mengirimkan unsur lain dalam ajang tersebut. Dr. TGH. Sabaruddin dipercaya menjadi salah satu Delegasi Dewan Hakim MTHQA ke-66. Dengan demikian, NTB hadir melalui Khairunnisa sebagai peserta sekaligus Sabaruddin sebagai bagian dari Dewan Hakim.

Sabaruddin berpesan agar Khairunnisa tidak menjadikan kompetisi semata sebagai ajang mengejar hasil. “Keberangkatan Khairunnisa merupakan amanah yang perlu dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan Khairunnisa menjaga niat selama mengikuti kompetisi. “Senantiasa menjaga niat, menjauhi sifat ria maupun takabur,” kata Sabaruddin, seraya meminta Khairunnisa berkonsentrasi menampilkan kemampuan terbaik dalam melantunkan ayat suci Al-Qur'an.

Pelepasan Khairunnisa diikuti pengurus LPTQ NTB, Dewan Hakim, jajaran Pemerintah Provinsi NTB, dan tokoh masyarakat. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin TGH. Muhammad Zaini.

MTHQA ke-66 menjadi panggung internasional bagi Khairunnisa sekaligus membawa nama Indonesia dalam kompetisi tilawah Al-Qur'an di Malaysia. Dari NTB, ia berangkat dengan mandat sebagai wakil Indonesia. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama