PLN NTB Kawal Ketat Listrik Selama Ramadan

(Dok. PLN)

Nusa Tenggara Barat (Kilasntb.com) - Momentum Ramadan 1447 Hijriah menjadi ujian tahunan bagi PT PLN (Persero). Di Nusa Tenggara Barat, beban listrik melonjak saat sahur dan malam hari. Tahun ini, PLN Unit Induk Wilayah NTB memilih tak menunggu gangguan datang.

Sejak pertengahan Februari, PLN mengintensifkan pemeliharaan di sejumlah titik vital, terutama gardu induk yang menopang sistem kelistrikan Pulau Sumbawa. Dua yang menjadi sorotan adalah Gardu Induk Alas di Sumbawa Besar dan Gardu Bima. Keduanya disebut sebagai simpul krusial distribusi listrik dari barat hingga timur pulau.

Di Gardu Induk Alas, tim teknis melakukan pemeliharaan preventif pada perangkat pengatur dan proteksi aliran listrik. Pemeriksaan menyasar komponen transmisi dan sistem pengaman untuk memastikan distribusi tetap stabil ke rumah tangga, masjid, dan fasilitas publik selama Ramadan.

Langkah serupa diterapkan di Gardu Bima. PLN menurunkan personel ahli untuk memastikan peralatan transmisi dan proteksi berada dalam kondisi prima. Fokusnya jelas: menekan risiko gangguan saat beban puncak terjadi menjelang sahur dan selepas tarawih.

Tak hanya fisik jaringan, PLN juga memodernisasi sistem komunikasi data. Sistem ini menjadi “mata dan telinga” operator dalam memantau kondisi jaringan secara real time. Dengan pembaruan tersebut, deteksi dini gangguan diharapkan lebih cepat dan respons penanganan lebih presisi.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan Ramadan adalah periode krusial yang menuntut keandalan maksimal. “Kami memastikan seluruh infrastruktur, mulai dari transmisi hingga sistem komunikasi data, dalam kondisi siap operasi,” ujarnya. PLN, kata dia, menargetkan zero interruption pada momen-momen penting seperti sahur, berbuka, dan salat tarawih.

PLN juga menyiagakan personel 24 jam dan menerapkan pola siaga terpadu di seluruh unit layanan. Pengawasan diperketat di titik-titik rawan gangguan, termasuk jalur transmisi yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.

Namun, target tanpa gangguan bukan perkara mudah. NTB memiliki bentang wilayah kepulauan dengan tantangan geografis dan cuaca yang tak selalu bersahabat. Di sinilah konsistensi pemeliharaan dan kecepatan respons akan diuji.

PLN mengimbau masyarakat ikut menjaga keandalan jaringan dengan memperhatikan ruang bebas di sekitar instalasi listrik serta melaporkan potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile. Kolaborasi publik disebut sebagai kunci menjaga sistem tetap stabil. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama