![]() |
| Kegiatan bersih-bersih Masjid Agung Bima jelang Ramadan 1447 H (Dok. Rutan Raba) |
Bima (Kilasntb.com) — Menjelang Ramadan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Raba mengerahkan warga binaan membersihkan Masjid Agung Al-Muwahiddin Bima, Selasa pagi, (17/02/2026) Kegiatan itu menjadi bagian dari agenda kebersihan dan kerja bakti menyambut bulan suci.
Kegiatan tersebut mengacu pada surat edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tertanggal 15 Februari 2026 yang mendorong pelaksanaan kegiatan sosial dan kebersihan menjelang Ramadan. Dokumen yang ditandatangani Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, juga menekankan penguatan pengamanan selama kegiatan di luar blok hunian.
Kepala Rutan Raba, Tajudinur, mengatakan pembinaan tidak berhenti pada aspek administratif dan keamanan. “Kami ingin warga binaan belajar bertanggung jawab dan memiliki kepedulian sosial. Ini bagian dari proses reintegrasi agar mereka siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.Menurut dia, Ramadan menjadi momentum untuk menanamkan nilai spiritual sekaligus disiplin kolektif. Kegiatan tersebut, kata dia, juga selaras dengan gerakan “Indonesia ASRI” yakni aman, sehat, resik, dan indah, yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Pengurus masjid menyambut positif kegiatan tersebut. Lingkungan yang lebih bersih diharapkan memberi kenyamanan bagi jamaah selama Ramadan.
Sejak pagi, para WBP membersihkan halaman masjid, mengangkat sampah di selokan, serta merapikan area sekitar tempat ibadah. Seluruh kegiatan berlangsung di bawah pengawasan petugas.
![]() |
| Masjid Agung Bima setelah dibersihkan (Dok. Rutan Raba) |
Kepala Rutan Raba, Tajudinur, mengatakan pembinaan tidak berhenti pada aspek administratif dan keamanan. “Kami ingin warga binaan belajar bertanggung jawab dan memiliki kepedulian sosial. Ini bagian dari proses reintegrasi agar mereka siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.Menurut dia, Ramadan menjadi momentum untuk menanamkan nilai spiritual sekaligus disiplin kolektif. Kegiatan tersebut, kata dia, juga selaras dengan gerakan “Indonesia ASRI” yakni aman, sehat, resik, dan indah, yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Di tingkat daerah, kegiatan itu juga sejalan dengan Program Bisa (Bersih, Indah, Sehat, Asri) yang diusung Pemerintah Kota Bima, dimana program tersebut menitikberatkan penataan lingkungan kota.
![]() |
| Jajaran Rutan Raba bersama Warga binaan (Dok Rutan Raba) |
Pengurus masjid menyambut positif kegiatan tersebut. Lingkungan yang lebih bersih diharapkan memberi kenyamanan bagi jamaah selama Ramadan.
Tajudinur menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan. “Kami ingin memastikan pembinaan berjalan seimbang antara kedisiplinan, keamanan, dan kepedulian sosial. Harapannya, warga binaan bisa kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan tanggung jawab yang lebih baik,” tandasnya. (Fd)
Tags
Bima NTB
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
Masjid Agung Bima
Pembinaan Narapidana
Ramadan 2026
Rutan Raba
Tajudinur
Warga Binaan Pemasyarakatan


