![]() |
| Razia serentak di kamar hunian warga binaan Rutan Raba pada Sabtu malam (Dok. Rutan Raba) |
Mataram (Kilasntb.com) — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Raba, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, menggelar razia serentak di kamar hunian warga binaan pada Sabtu malam, 14 Maret 2026. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WITA itu dilakukan sebagai langkah memperketat pengawasan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Razia dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Raba, Tajudinur, dengan melibatkan pejabat struktural, regu pengamanan, serta dukungan aparat TNI dan Kepolisian. Petugas menyisir sejumlah blok hunian dan memeriksa barang-barang yang berada di dalam kamar warga binaan.
“Menjelang Nyepi dan Idulfitri, pengawasan kami tingkatkan. Razia ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi di dalam rutan tetap aman, tertib, dan kondusif,” kata Tajudinur usai razia, Sabtu malam.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh tanpa pengecualian pada setiap blok hunian. Petugas memastikan tidak ada barang terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
![]() |
| Sejumlah benda temuan di dalam kamar hunian (Dok. Rutan Raba) |
Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah benda yang tidak diperkenankan berada di dalam kamar hunian, di antaranya sendok, paku, cutter, dan botol kaca. Seluruh barang tersebut langsung diamankan untuk didata sesuai prosedur yang berlaku.
“Kami menemukan beberapa barang yang berpotensi disalahgunakan. Seluruh temuan langsung kami inventarisasi sebagai bagian dari penertiban dan penguatan pengawasan di dalam rutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan aparat TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi pengamanan untuk memperkuat pengawasan di lingkungan rutan.
“Kolaborasi ini penting untuk memastikan pengawasan berjalan maksimal sekaligus memberikan efek pencegahan terhadap potensi pelanggaran,” kata Tajudinur.
Tajudinur menegaskan razia akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam rutan, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.
“Kami berkomitmen memastikan lingkungan rutan tetap aman dan tertib. Razia akan terus kami lakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pemasyarakatan,” ujarnya. (Fd)

