Ambil Bola Berujung Petaka, Remaja 13 Tahun Hilang di Sungai

Lokasi remaja bernama Umbuh 13 tahun hanyut (Dok. SAR Mataram)

Lombok Barat (Kilasntb.com) — Suasana di bantaran sungai kawasan Perumahan Griya Menang Asri, Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, mendadak panik pada Selasa sore, 28 April 2026. Seorang remaja bernama Umbuh, 13 tahun, dilaporkan hanyut setelah terpeleset saat mengambil bola yang jatuh ke sungai.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.20 WITA ketika korban bermain bola bersama teman-temannya di sekitar bantaran sungai. Saat berusaha mengambil bola, korban diduga kehilangan pijakan lalu terjatuh ke aliran sungai yang saat itu berarus deras.

“Korban terperosok ke sungai dan langsung terbawa arus hingga hilang dari pandangan teman-temannya,” kata Koordinator Lapangan SAR, Dewa Gede Kerta, di lokasi pencarian, Selasa.

Laporan kejadian diterima Kantor SAR Mataram dari Damkarmat Lombok Barat. Tak lama setelah menerima laporan, tim rescue diberangkatkan ke lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi air.

Menurut Dewa, operasi pencarian langsung difokuskan pada titik awal korban jatuh dan jalur aliran sungai yang mengarah ke hilir. Tim gabungan menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi lokasi korban tersangkut.

“Fokus awal kami melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian dan sepanjang aliran sungai mengikuti arah arus,” ujarnya.

Ia mengatakan kondisi arus sungai menjadi tantangan dalam proses pencarian. Meski demikian, tim gabungan tetap melanjutkan penyisiran hingga malam hari dengan membagi personel di beberapa titik.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Mataram, Polsek Kuripan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kuripan, Damkarmat dan BPBD Lombok Barat, serta masyarakat setempat.

Sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar bantaran sungai menyaksikan proses pencarian. Sebagian warga juga ikut membantu tim SAR menelusuri aliran sungai.

“Kami berharap korban segera ditemukan. Semua unsur masih bekerja di lapangan,” kata Dewa.

Hingga berita ini ditulis, korban belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama