Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Banyumulek, Polisi Duga Dipicu Konflik Rumah Tangga

TKP Seorang pria berinisial J (38) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di halaman rumahnya (Dok. Polres Lombok Barat)

Lombok Barat (Kilasntb.com) — Seorang pria berinisial J (38) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di halaman rumahnya di Dusun Banyumulek Timur, Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 19 April 2026.

Kepolisian Resor Lombok Barat yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Pelaksana Harian Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Barat, Ipda Muh. Abdullah, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya setelah mendapat permintaan dari istri korban yang tengah bekerja di luar negeri.

“Istri korban menghubungi saksi karena merasa khawatir setelah terjadi perselisihan melalui pesan singkat. Korban disebut sempat menyampaikan ancaman akan mengakhiri hidupnya,” kata Abdullah, Senin, 20 April 2026.

Menurut dia, saksi kemudian mendatangi rumah korban. Namun, gerbang dalam keadaan terkunci dari dalam. Saat melihat ke halaman, saksi mendapati korban telah tergantung pada pohon mangga menggunakan tali nilon.

Polisi yang tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 Wita langsung mengamankan area dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor dan telepon genggam milik korban.

Abdullah menjelaskan, ponsel korban ditemukan dalam kondisi menyala dan menghadap ke arah tubuh korban. Di layar terlihat percakapan terakhir dengan kontak yang diduga merupakan istrinya.

“Temuan ini menjadi bagian dari petunjuk yang kami dalami dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan visum. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari keterangan medis, tidak ada indikasi penganiayaan. Perkiraan waktu kematian kurang dari enam jam sebelum pemeriksaan,” kata Abdullah.

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, serta bukti percakapan, polisi menyimpulkan sementara bahwa korban meninggal akibat gantung diri yang diduga dipicu persoalan rumah tangga.

“Kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan tetap menunggu hasil penyelidikan,” ujar Abdullah. (PR/Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama