![]() |
| Melalui wadah Srikandi PLN, kontribusi perempuan dinilai semakin strategis dalam mendukung transformasi perusahaan dan pembangunan sosial (Dok. PLN) |
Mataram (Kilasntb.com) — Momentum Hari Kartini dimanfaatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) untuk memperkuat peran perempuan dalam sektor energi sekaligus pemberdayaan masyarakat. Melalui wadah Srikandi PLN, kontribusi perempuan dinilai semakin strategis dalam mendukung transformasi perusahaan dan pembangunan sosial.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan semangat Kartini menjadi inspirasi dalam mendorong keterlibatan perempuan di sektor ketenagalistrikan yang dinamis. Perempuan, menurut dia, memiliki perspektif penting dalam menciptakan inovasi dan keberlanjutan.
“Srikandi PLN NTB tidak hanya menjadi bagian dari organisasi, tetapi juga penggerak perubahan. Perempuan PLN terlibat langsung menjaga keandalan sistem kelistrikan, berkontribusi dalam proyek strategis, hingga aktif dalam kegiatan sosial,” ujar Sri Heny dalam keterangan tertulis, Rabu (23/4/2026).
Ia menambahkan, PLN terus membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berperan di berbagai lini, mulai dari operasional, pelayanan pelanggan, hingga posisi manajerial. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong kesetaraan dan inklusivitas di lingkungan kerja.
Selain memperluas peran, PLN UIW NTB juga fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia perempuan. Program pelatihan kepemimpinan, peningkatan keterampilan teknis, serta penguatan soft skills rutin diberikan guna mencetak pemimpin perempuan yang adaptif dan kompetitif.
Di sisi lain, perusahaan juga mengedepankan lingkungan kerja yang aman dan inklusif melalui penerapan kebijakan internal, seperti Respectful Workplace Policy (RWP) dan Employee Wellbeing Program (EWP). Kebijakan ini bertujuan memastikan seluruh pegawai memperoleh perlindungan dan kesempatan yang setara tanpa diskriminasi.
Tak hanya di internal perusahaan, peran Srikandi PLN NTB juga meluas ke masyarakat. Bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, mereka menjalankan berbagai program sosial, seperti pemberdayaan ekonomi perempuan, peningkatan kesejahteraan, serta edukasi kesehatan dan lingkungan di sejumlah wilayah di NTB.
Ketua Srikandi PLN NTB, Alfi Laili Fauziah, mengatakan Hari Kartini menjadi pengingat untuk terus memperkuat kontribusi perempuan lintas sektor. “Kami berkomitmen menjadi bagian dari solusi dalam mendukung kemajuan perusahaan dan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sri Heny menegaskan, kesetaraan gender merupakan fondasi penting dalam membangun organisasi yang tangguh. Menurut dia, perempuan memiliki peran strategis dalam masa depan energi Indonesia.
“Dari NTB, kami ingin menghadirkan semangat Kartini yang modern, yang tidak hanya mendorong kemajuan perusahaan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat,” kata dia. (Red)
