Mataram (Kilasntb.com) — RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram menjalani penilaian akreditasi lembaga pelatihan bidang kesehatan secara daring oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, pada Rabu, 22 April 2026.
Penilaian ini merupakan bagian dari evaluasi terhadap standar penyelenggaraan pelatihan tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit. Proses berlangsung dengan melibatkan jajaran direksi dan civitas hospitalia secara langsung, sementara tim asesor mengikuti secara virtual.
Tim asesor terdiri dari Dian Rahayu Pamungkas, SKM., MKM; dr. Leny Evanita, MM; dan Adriani Tinurbaya, S.Kep., MM. Mereka melakukan penilaian melalui pemaparan profil lembaga, penjelasan mekanisme akreditasi, observasi sarana dan prasarana secara virtual, serta diskusi internal sebelum penutupan melalui sesi exit conference.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK. Eka Nurhayati, Sp.OG., Subsp. FER., M.Kes., M.Sc, mengatakan akreditasi menjadi instrumen penting untuk memastikan kualitas pelatihan tetap terjaga.
“Akreditasi ini bukan sekadar proses administratif, tetapi evaluasi menyeluruh terhadap mutu penyelenggaraan pelatihan,” kata Eka.
Ia menyebut peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi kebutuhan mendesak seiring kompleksitas layanan kesehatan yang terus berkembang.
“Kami memastikan setiap program pelatihan relevan dengan kebutuhan layanan dan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Eka, rumah sakit juga memiliki peran sebagai pusat pembelajaran, tidak hanya sebagai penyedia layanan kesehatan.
“Karena itu, penguatan lembaga pelatihan menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan,” kata dia.
Hasil akreditasi ini diharapkan menjadi dasar bagi RSUD H. Moh. Ruslan untuk meningkatkan kualitas pelatihan serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan. (Fd)
