RSUD H. Moh. Ruslan Jemput Warga Lewat JNBA 2026, Bayi Tabung hingga Skrining Kesehatan Gratis Jadi Magnet

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG., Subsp F.E.R., M.Kes., M.Sc. beserta jajaran (Dok. Istimewa)

Mataram, Kilas NTB — Di tengah upaya memperkuat pelayanan publik yang transparan dan dekat dengan masyarakat, RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram memilih turun langsung ke ruang publik. Dalam kegiatan Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) 2026 yang dipusatkan di Taman Sangkareang, rumah sakit milik Pemerintah Kota Mataram itu membuka berbagai layanan kesehatan gratis yang langsung menyasar kebutuhan warga.

Layanan konsultasi program bayi tabung (IVF), pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi dengan dokter spesialis, donor darah, hingga penyediaan informasi layanan unggulan rumah sakit menjadi daya tarik utama yang ramai dikunjungi masyarakat sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG., Subsp F.E.R., M.Kes., M.Sc., mengatakan kehadiran rumah sakit dalam JNBA 2026 bukan sekadar membuka stan pelayanan, melainkan bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan dapat diakses langsung oleh masyarakat.

“Kami ingin menghapus kesan bahwa pelayanan kesehatan hanya bisa diperoleh ketika masyarakat datang ke rumah sakit. Melalui JNBA 2026, kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan, edukasi, sekaligus membuka akses informasi kesehatan yang seluas-luasnya,” katanya di sela kegiatan, Sabtu, 13 Juni 2026.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kebutuhan akan layanan kesehatan preventif dan konsultatif masih sangat besar. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sejak dini tanpa harus menunggu munculnya keluhan yang lebih serius.

“Deteksi dini adalah kunci. Banyak penyakit yang sebenarnya bisa dicegah atau ditangani lebih baik apabila ditemukan lebih awal. Karena itu kami mendorong masyarakat untuk tidak menunggu sakit sebelum memeriksakan diri,” ujarnya.

Salah satu layanan yang paling banyak menarik perhatian pengunjung adalah konsultasi program bayi tabung atau IVF. Layanan yang kini menjadi salah satu unggulan RSUD H. Moh. Ruslan tersebut memberikan kesempatan bagi pasangan yang mengalami masalah infertilitas untuk memperoleh informasi langsung dari tenaga medis yang kompeten.

Ia menilai masih banyak pasangan yang menghadapi gangguan kesuburan namun belum mendapatkan informasi yang benar mengenai pilihan penanganannya.

“Infertilitas bukan persoalan yang harus disembunyikan. Saat ini teknologi reproduksi sudah berkembang sangat baik. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa layanan bayi tabung kini tersedia di daerah dan dapat diakses tanpa harus keluar pulau,” katanya.

Selain pelayanan medis, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan kepada masyarakat. Menurut Eka, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada layanan kuratif, tetapi juga pada kesadaran warga untuk menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.

“Rumah sakit tidak boleh hanya menjadi tempat mengobati penyakit. Kami juga memiliki tanggung jawab untuk membangun budaya hidup sehat melalui edukasi dan pencegahan. Itulah mengapa kegiatan seperti ini sangat penting,” ujarnya.

Kegiatan JNBA 2026 Kota Mataram akan berlangsung hingga 15 Juni 2026. RSUD H. Moh. Ruslan mengimbau masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperoleh layanan kesehatan gratis sekaligus mengenal lebih dekat berbagai layanan yang tersedia di rumah sakit.

Bagi RSUD H. Moh. Ruslan, kehadiran di JNBA 2026 menjadi penegasan bahwa pelayanan publik yang baik tidak cukup hanya menunggu masyarakat datang, tetapi juga harus aktif menjangkau warga. Di tengah tuntutan pelayanan yang semakin terbuka dan akuntabel, pendekatan jemput bola seperti ini menjadi cara paling nyata menghadirkan negara melalui layanan kesehatan yang langsung dirasakan masyarakat. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama