![]() |
| Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) salurkan perlengkapan sekolah kepada anak-anak di Panti Asuhan Perempuan Annisa, Brang Biji, Sumbawa Besar (Dok. PLN) |
Sumbawa Besar, Kilas NTB – Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menjadikan pendidikan anak perempuan sebagai fokus aksi sosial melalui gerakan Women Support Women. Program tersebut diwujudkan dengan menyalurkan perlengkapan sekolah kepada anak-anak di Panti Asuhan Perempuan Annisa, Brang Biji, Sumbawa Besar, menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Bantuan berupa tas, buku tulis, alat tulis, dan berbagai kebutuhan belajar diberikan sebagai upaya memastikan anak-anak perempuan tetap memiliki akses terhadap pendidikan. Tak hanya menyerahkan bantuan, para Srikandi PLN juga berdialog dan berbagi motivasi agar para penghuni panti semakin percaya diri mengejar cita-cita.
General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli menegaskan bahwa keberadaan PLN tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga dari kontribusi sosial yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"PLN percaya keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari keandalan layanan kelistrikan, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat," kata Yondri.
Menurut dia, kesempatan memperoleh pendidikan harus terbuka bagi seluruh anak, termasuk anak perempuan yang masih menghadapi berbagai tantangan sosial.
"Melalui semangat Women Support Women, kami ingin memastikan anak-anak perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan dan mengembangkan potensi terbaiknya," ujarnya.
Yondri menilai pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan perempuan-perempuan berdaya sebagai penggerak pembangunan daerah maupun nasional.
"Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun Indonesia. Itulah energi yang ingin terus dihadirkan PLN, bukan hanya listrik, tetapi juga harapan dan masa depan," ucapnya.
Manager PLN UP3 Sumbawa Firman Sulistyawan mengatakan kepedulian terhadap pendidikan telah menjadi bagian dari budaya perusahaan. Menurutnya, dukungan terhadap anak-anak, khususnya perempuan, perlu dilakukan secara konsisten karena pendidikan menjadi fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul.
"Pendidikan adalah fondasi utama membangun generasi unggul. Karena itu dukungan terhadap anak-anak perempuan harus terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak," kata Firman.
Ia berharap bantuan yang diberikan tidak sekadar memenuhi kebutuhan sekolah, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak panti untuk terus belajar dan berani bermimpi.
Program tersebut merupakan bagian dari implementasi komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) PLN yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada aspek pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, dan pemberdayaan perempuan. Melalui gerakan Women Support Women, PLN menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya dilakukan lewat infrastruktur kelistrikan, tetapi juga melalui investasi terhadap kualitas manusia, terutama generasi perempuan yang akan menentukan masa depan bangsa. (Red)
