YBM PLN Salurkan Bantuan Sekolah untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Mataram

puluhan anak yatim dan dhuafa di Yayasan Al Kahfi, Dasan Agung Baru, Kota Mataram, menerima bantuan dari PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) (Dok. PLN)

Mataram, Kilas NTB — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) kembali menyalurkan bantuan sosial melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Kali ini, puluhan anak yatim dan dhuafa di Yayasan Al Kahfi, Dasan Agung Baru, Kota Mataram, menerima bantuan perlengkapan sekolah menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

Bantuan yang disalurkan berasal dari dana zakat pegawai PLN melalui Program Pilar Pendidikan YBM PLN. Paket bantuan terdiri atas tas sekolah, buku tulis, alat tulis, serta perlengkapan belajar lainnya untuk membantu kebutuhan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh jajaran PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ampenan bersama pengurus Yayasan Al Kahfi.

Manager PLN ULP Ampenan, Bagas Satriyo Buwono, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus mendapat perhatian bersama. Menurut dia, YBM PLN hadir untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan.

"Melalui Program Pilar Pendidikan YBM PLN, kami ingin memastikan anak-anak yatim dan dhuafa tetap memiliki semangat belajar dan kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita meskipun berada dalam keterbatasan ekonomi," kata Bagas.

Ia berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban keluarga maupun pengasuh dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak.

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua maupun pengasuh sekaligus menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat dalam memasuki tahun ajaran baru. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa," ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari pengelolaan dana zakat pegawai PLN yang disalurkan secara tepat sasaran. Selain bidang pendidikan, dana zakat yang dihimpun melalui YBM PLN juga dialokasikan untuk program sosial, kesehatan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa peran PLN tidak berhenti pada penyediaan listrik yang andal. Menurutnya, perusahaan juga memiliki tanggung jawab menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat.

"Kami meyakini keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari keandalan pasokan listrik, tetapi juga dari kontribusinya dalam menciptakan nilai sosial bagi masyarakat," kata Yondri.

Ia menjelaskan, dana zakat pegawai dikelola secara profesional agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Melalui YBM PLN, amanah zakat pegawai kami kelola secara profesional agar memberikan manfaat yang nyata bagi mereka yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk terus belajar, meraih prestasi, dan menjadi generasi penerus yang mampu membawa kemajuan bagi Nusa Tenggara Barat dan Indonesia," ujar Yondri.

Melalui Program Pilar Pendidikan, YBM PLN terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan energi kebaikan melalui pengelolaan zakat yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama