![]() |
| Pintu masuk Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dijaga ketat polisi (Dok. Polda NTB) |
Mataram, Kilas NTB – Polisi memperketat seluruh pintu masuk Lombok menjelang MotoGP 2026. Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Pelabuhan Lembar, hingga Gili Mas menjadi sasaran pengawasan ketat Operasi Cipta Mandalika 2026.
Pengamanan diperkuat dengan peralatan X-Ray bantuan Baharkam Polri yang ditempatkan di tiga gate utama. Polisi Satwa atau K-9 juga disiagakan untuk mendukung pemeriksaan di titik-titik strategis.
Kasub Satgas Objek Vital Operasi Cipta Mandalika 2026 AKBP I Wayan Budiarsa mengatakan pintu masuk Lombok menjadi prioritas pengamanan karena menjadi jalur utama kedatangan orang dan barang selama rangkaian MotoGP.
“Fokus pengamanan objek vital dalam Operasi Cipta Mandalika ini mencakup pintu-pintu masuk utama, yakni Bandara BIZAM dan area pelabuhan, Pelabuhan Lembar serta Gili Mas,” ujar Wayan Budiarsa.
Tak hanya bandara dan pelabuhan, polisi juga mengawasi hotel-hotel yang menjadi tempat menginap pembalap dan kru resmi MotoGP. Pengawasan tersebut dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pihak yang berpotensi mengganggu keamanan.
Sebanyak 70 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan objek vital. Kekuatan tersebut terdiri atas personel organik Polda NTB dan personel BKO Mabes Polri dari Baharkam.
Dari unsur BKO, sebanyak 30 personel berasal dari Polisi Pariwisata dan Polisi Satwa. Mereka ditempatkan di sejumlah titik yang dianggap membutuhkan pengamanan tambahan.
Personel Operasi Cipta Mandalika juga disebar ke hotel-hotel penyangga di Lombok Barat dan Kota Mataram. Mereka dibekali kemampuan khusus, termasuk penguasaan bahasa asing, untuk mendukung pengamanan selama kedatangan pembalap dan kru.
Operasi Cipta Mandalika 2026 berlangsung selama rangkaian pengamanan MotoGP pada 28 September hingga 4 Oktober 2026. Polisi memastikan pengawasan dilakukan dari pintu masuk hingga lokasi akomodasi untuk menjaga keamanan ajang internasional tersebut. (Red)
