![]() |
| General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli turun langsung mengecek kesiapan infrastruktur kelistrikan di kawasan Sirkuit Mandalika (Dok. PLN) |
Lombok Tengah, Kilas NTB — PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memperketat pengamanan kelistrikan menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.
General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli turun langsung mengecek kesiapan infrastruktur kelistrikan di kawasan sirkuit, Selasa (22/9/2026).
Pemeriksaan dilakukan kurang dari tiga pekan sebelum MotoGP Mandalika digelar pada 9–11 Oktober 2026.
PLN tidak hanya mengandalkan pasokan utama. Sistem kelistrikan di kawasan sirkuit diperkuat dengan skema berlapis melalui tiga titik inlet Unit Gardu Bergerak (UGB).
Selain itu, PLN menyiapkan 17 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 15 unit UGB, dan tujuh unit genset sebagai peralatan pendukung selama rangkaian MotoGP.
Lebih dari 200 personel PLN juga disiagakan untuk memastikan operasional kelistrikan berjalan selama event internasional tersebut.
Yondri mengatakan pengecekan langsung diperlukan untuk memastikan seluruh perangkat pendukung benar-benar siap digunakan.
“Kami terus memastikan seluruh aspek kelistrikan, mulai dari jaringan, infrastruktur pendukung, peralatan backup, hingga kesiapan personel, berada dalam kondisi siap untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan,” kata Yondri.
Menurut dia, site visit menjadi bagian dari pemantapan kesiapan PLN sebelum memasuki masa siaga MotoGP 2026.
“Site visit hari ini menjadi bagian dari upaya kami memastikan kesiapan tersebut secara langsung di lapangan,” ujarnya.
Yondri menegaskan PLN akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan penyelenggara serta seluruh pemangku kepentingan hingga MotoGP berlangsung.
“MotoGP Mandalika merupakan momentum penting bagi NTB, tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga pariwisata dan perekonomian daerah,” katanya.
Karena itu, PLN memastikan kebutuhan kelistrikan selama event menjadi perhatian utama.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder dan melakukan pemantauan secara berkelanjutan agar kebutuhan kelistrikan selama event dapat terpenuhi dengan baik,” tegas Yondri. (Red)
