Polisi Usut Penipuan Tiket MotoGP Kerugian Sampai Rp70juta


Mataram, (Kilasntb.com) - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menyelidiki dugaan penipuan penjualan tiket penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP 2022 melalui situs web. Penyelidikan berihwal dari aduan warga Jakarta bernama Adam Gazali yang mengaku menjadi  korban penipuan pembelian 32 tiket penonton MotoGP 2022. Di lain hal, ada pula aduan dugaan penipuan soal penyewaan mobil diungkap pihak agen wisata.

"Perihal adanya dugaan penipuan melalui situs web ini, tentunya akan kita selidiki melalui fungsi siber," kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Artanto di Mataram, Jumat (18/3).

Adam mengaku membeli tiket melalui seorang agen perjalanan asal Lombok, bernama Ari. Dari transaksinya, Adam mendapat kiriman pesan email dari Ari dalam bentuk tautan situs web untuk mengakses pemesanan 32 tiket penonton MotoGP 2022.

"Situs webnya 'motogpmandalikatiket.com'," kata Adam di kesempatan terpisah. 

Adam memastikan adanya penipuan setelah rekannya menukarkan e-tiket dari situs web "motogpmandalikatiket.com" di loket penukaran yang berada di eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, Rabu (16/3). Di kesempatan itu,  petugas loket penukaran tiket menyatakan bahwa "barcode" dari e-tiket penonton MotoGP milik Adam itu tidak terdaftar dalam sistem. 

Karena ini, Adam mengadukan Ari yang diduga melakukan penipuan ke Polda NTB. Dalam aduannya yang masih di bawah penanganan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda NTB, permasalahannya diminta untuk diselesaikan melalui mediasi.

Ari sebagai terduga turut hadir dalam mediasi Rabu (16/3). Dalam kesepakatannya, Ari diberikan tenggat waktu hingga Kamis (17/3) malam untuk mengembalikan uang tiket yang dibayarkan Adam dengan nilai mencapai Rp70 juta.

Apabila tidak menepati janji, Ari akan dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal khusus Polda NTB perihal dugaan penipuan online. Dikutip dari Antara ,  Adam menyampaikan bahwa Ari baru menyerahkan uang kepadanya senilai Rp4,3 juta dari total kerugian Rp70 juta. Uang itu diserahkan, Kamis (17/3).

"Jadi untuk laporan ke krimsus, saya tunda dulu, selain saya masih sibuk mengurus paket perjalanan di Lombok, saya melihat penyerahan uang dari Ari ini sebagai iktikad baik. Jadi saya putuskan kasih dia waktu untuk melunasi sisanya," kata Adam.

Adam mengaku sudah mencoba secara mandiri melakukan pembelian tiket penonton MotoGP 2022 melalui situs web "motogpmandalikatiket.com". Dia  melihat di situs itu menampilkan klasemen tiket penonton MotoGP berdasarkan zona tribun dan lengkap dengan harganya.

"Saya beli dua tiket, setelah transfer uang, saya dapat kiriman pesan email seperti yang dikirim sama Ari. Isinya tautan situs web untuk penukaran e-tiket. 'barcode'-nya ada," ucapnya.(red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama