Kantibmas Saat Ramadhan ,Polisi Pantau Balap Liar dan Perang Petasan


 Mataram, (Kilasntb.com) - Pihak kepolisian berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Mereka mencegah terjadinya kegiatan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. Seperti aksi balap liar dan perang petasan.

“Kegiatan itu kerap mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat selama Ramadhan,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombespol Artanto, Senin (4/4).

Untuk menekan aksi tersebut, masing-masing polres jajaran melakukan patroli. Mereka memperketat pengawasan di titik-titik yang dianggap rawan terjadi aksi balap liar dan perang petasan. ”Patroli dilakukan malam hingga pagi hari,” kata Artanto.

Aksi balap liar dan perang petasan ini kerap mengganggu dan membahayakan masyarakat pengguna jalan raya. Hal itu dapat memunculkan persoalan baru. “Makanya berupaya melakukan pencegahan dulu,” ujarnya.

Terkait upaya penindakan akan dilihat situasi di lapangan. Di Polres Sumbawa sudah ada lima pemuda yang diamankan karena menyalakan petasan saat ibadah berlangsung. Kondisi itu tentu mengganggu masyarakat. ”Diamankan anggota polres semata-mata menjaga kondusifitas. Orang yang diamankan itu kita bina dulu,” jelasnya.

Terkait aksi balap liar, lokasinya sudah dipetakan masing-masing polres jajaran. Biasanya aksi balap liar berlangsung menjelang sahur hingga Subuh. ”Pemetaannya sudah dilakukan. Pengawasan dan pemantauan terus dilakukan di lapangan,” katanya.

Kapolsek Sandubaya Kompol M. Nasrullah mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli. Bahkan penjagaan unit patroli terus dilakukan selama bulan Ramadan.

Hari pertama puasa, mereka memfokuskan pengamanan di jalan baru Tohpati, Cakranegara Utara dan lingkungan Nyangget, Selagalas. ”Disinyalir lokasi itu kerap dijadikan sebagai arena balapan liar anak-anak muda pada jelang sore hari menunggu berbuka puasa,” kata Nasrullah.

Pemantauan dilakukan untuk mencegah gangguan kamtibmas, tindak pidana kenakalan remaja di bulan suci Ramadhan, dan keresahan masyarakat di sekitarnya. Patroli akan dilakukan intensif pada malam hari.

”Menjelang sahur para anak – anak muda masih ada yang nongkrong, hal tersebut disinyalir kerap dimanfaatkan untuk balap liar. Kalau ada kita temukan akan kita bubarkan,” imbuhnya. (red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama