Tangani Pasien Stroke, RSUD Kota Mataram Luncurkan Pendekar Serasi



RSUD Kota Mataram doc.

Mataram (Kilasntb.com) - RSUD Kota Mataram kini hadirkan "Pendekar Serasi" sebagai inovasi terbaru untuk mengoptimalkan dan memudahkan masyarakat agar mendapatkan pelayanan kesehatan terhadap pasien stroke secara terpadu, pada Minggu (04/06/2023).

Direktur RSUD Kota Mataram, dr. Hj. Eka Nurhayati, Sp.OG., M.Kes., M.Hum melalui Dokter Spesialis Saraf, dr. Setyawati Asih Putri, Sp.S(K)., M.Kes mengatakan Pendekar Serasi merupakan kepanjangan dari Penanganan Dini, Emergensi, Kuratif, Rehabilitasi Stroke Terintegrasi.

Setyawati menjelaskan, pada umumnya diketahui bahwa penyakit stroke merupakan kondisi sel otak mati dalam hitungan menit secara mendadak, yang oleh karenanya harus ditangani dengan cepat. Masyarakat dituntut untuk mengenali tanda dan gejala awal stroke yaitu dengan segera ke rumah sakit, karena apabila ditangani dalam waktu kurang dari 4,5 jam pasca serangan, dapat mencegah terjadinya kecacatan dan kematian.

"Fakta menurut World Stroke Organization adalah bahwa terdapat 1 dari 6 orang di Indonesia akan mengalami stroke sepanjang hidupnya," terangnya.


Demikian juga, Amerika Heart Association menyebutkan bahwa setiap 40 detik mendatangkan satu kasus stroke baru setiap tahunnya, dan setiap 4 menit terdapat 1 pasien stroke yang meninggal.

"Inilah yang menjadi latar belakang dibentuknya sistem Pendekar Serasi tersebut, lantaran kurangnya pengetahuan terkait penyakit stroke, sistem rujukan yang panjang dan kurangnya peran dari keluarga pasien," pungkasnya.

Nah bagaimana gejala dan tanda-tanda stroke ini?

-  SEnyum yang mulai tidak simetris (mencong  kesana sini), tersedak dan sulit menelan air minum secara tiba-tiba,

-  GErak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba. 

-  BicaRA pelo / tiba-tiba tidak dapat bicara / tidak mengerti kata-kata / bicara tidak nyambung

-  KEbas atau baal, kesemutan separuh tubuh, 

-  Rabun pandangan satu mata kabur, terjadi tiba-tiba.

-  Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya, gangguan fungsi keseimbangan.


"Ingat selogan, SeGeRa Ke RS," ujarnya.

Menurutnya, sosialiasasi dan edukasi kepada masyarakat sangat diperlukan untuk mendeteksi secara dini kondisi stroke sehingga mengoptimalkan proses penanganan medis guna mengurangi angka mordibitas, mortalitas dan kecacatan.

"Jadi apabila ditemukan gejala stroke pada keluarga atau orang disekitar anda, segera hubungi PSC 119 Mataram Emergency Medical Service di nomor 087-777-577-119." tandasnya. (DS)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama