Musim Durian Tiba, Pasar Karang Bayan Lombok Ramai Diserbu Pembeli

Salah satu penjual duren di pinggir Pasar Karang Bayan Lingsar (Dok. Kilas NTB)

Lombok Barat (Kilasntb.com) – Musim durian mulai terasa di Lombok. Suasana Pasar Karang Bayan yang terletak di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, tampak ramai pada Minggu, 1 Februari 2026. Warga memadati pasar dan ruas jalan di sekitarnya untuk berburu durian serta aneka buah musiman.

Pantauan di lokasi, lapak pedagang durian berjejer di pinggir jalan. Antusiasme pembeli membuat aktivitas jual beli meningkat sejak pagi. Kondisi tersebut berdampak pada kepadatan lalu lintas di sekitar pasar.

Salah seorang pembeli, Fida Solichin, mengungkapkan ramainya pasar hingga membuat area parkir penuh. Menurutnya, bukan hanya parkiran pasar yang sesak, tetapi akses jalan menuju pasar juga dipadati kendaraan.

“Parkiran pasar full kendaraan roda empat. Jalan ke pasar juga rame dan macet, baik motor maupun mobil,” kata Fida.

Suasana sore pengunjung di Pasar Karang Bayan (Dok. Kilas NTB)

Meski kondisi lalu lintas padat, minat warga untuk membeli durian tetap tinggi. Namun, harga durian saat ini masih tergolong mahal karena pasokan belum melimpah.

“Harga durian sekarang masih mahal karena belum panen raya. Biasanya durian kecil bisa Rp5 ribu sampai Rp10 ribu, sekarang masih Rp20 ribu per buah,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski harga belum turun, kualitas durian yang dijual sudah cukup baik. “Walaupun harganya belum turun, rasanya sudah manis dan legit. Lumayan buat nyicip sambil nunggu harga benar-benar jatuh,” tambahnya.

Selain durian, para pedagang di Pasar Karang Bayan juga memanfaatkan momentum musim buah dengan menjajakan rambutan, manggis, dan alpukat. Beragam buah tersebut ikut diminati pembeli dan menambah semarak suasana pasar.

Warga berharap, seiring meningkatnya pasokan durian dari kebun-kebun lokal dalam beberapa pekan ke depan, harga buah berduri ini dapat segera turun dan lebih terjangkau bagi masyarakat. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama