Etika Organisasi dan Pentingnya Permisi


(Dok. Istimewa)

Oleh: Sofiana Mufidah
Ketua SMSI Kota Mataram

Kilas NTB, Dalam berorganisasi, etika adalah hal mendasar yang tidak boleh diabaikan. Organisasi apa pun, termasuk organisasi pers, dibangun atas prinsip saling menghormati, saling percaya, dan saling menjaga marwah bersama. Salah satu etika penting yang sering dilupakan adalah soal audiensi lintas wilayah.

Ketika sebuah cabang organisasi ingin melakukan audiensi di wilayah lain, sudah sepatutnya memberi tahu dan meminta izin kepada pengurus setempat sebagai tuan rumah. Ini bukan soal membatasi gerak, bukan pula soal merasa paling berkuasa. Ini murni soal etika dan penghormatan terhadap struktur organisasi.

Setiap wilayah memiliki tanggung jawab dan ruang kerja masing-masing. Pengurus setempat lebih memahami kondisi daerahnya, tahu dengan siapa harus berkomunikasi, dan paham dinamika lokal. Jika ada audiensi yang dilakukan tanpa sepengetahuan mereka, wajar jika muncul rasa tidak dihargai dan kesan dilangkahi.

Permisi bukan berarti tunduk, tetapi bentuk kedewasaan berorganisasi. Dengan komunikasi yang baik, audiensi justru akan lebih kuat, lebih efektif, dan membawa nama baik organisasi secara keseluruhan. Sebaliknya, jika etika ini diabaikan, yang muncul bukan soliditas, melainkan gesekan internal yang sebenarnya tidak perlu.

Organisasi yang besar bukan diukur dari seberapa keras bersuara, tetapi dari seberapa mampu menjaga adab dan tata krama internalnya. Kita boleh berbeda pandangan, boleh bergerak cepat, tetapi etika tetap harus dijunjung tinggi.

Menghormati wilayah orang lain berarti menghormati organisasi itu sendiri. Inilah prinsip sederhana yang seharusnya menjadi pegangan bersama. (*)



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama