Kapolda NTB dan Imigrasi Perketat Pengawasan WNA di Mandalika dan Gili Tramena

Audensi Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi NTB Yopie Asmara ke Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo (Dok. Polda NTB)

Mataram (Kilasntb.com) — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTB memperkuat pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing di kawasan wisata Mandalika dan Gili Tramena. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan asing dan padatnya agenda internasional di NTB.

Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo menerima audiensi Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi NTB Yopie Asmara di Mataram, Rabu pagi, 14 Januari 2026. Pertemuan tersebut membahas pengamanan destinasi wisata strategis sekaligus penertiban aktivitas WNA agar sejalan dengan iklim pariwisata dan investasi.

“Mandalika dan Gili Tramena menjadi prioritas pengamanan kami. Sinergi dengan Imigrasi terus diperkuat agar pengawasan WNA berjalan optimal dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” kata Edy Murbowo usai pertemuan.

Menurut Edy, tingginya mobilitas WNA di kawasan wisata menuntut pengawasan yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga kepastian hukum. 

Ia menegaskan Polda NTB siap mendukung langkah Imigrasi dalam menindak pelanggaran keimigrasian. “Kami ingin wisatawan dan investor merasa aman dan nyaman, tetapi aturan tetap harus ditegakkan,” ujarnya.

Pengawasan yang dibahas mencakup izin tinggal, aktivitas usaha, hingga potensi penyalahgunaan visa oleh WNA. Pendekatan yang digunakan, kata Edy, tetap mengedepankan cara-cara humanis agar tidak mengganggu aktivitas pariwisata.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi NTB Yopie Asmara menyebut koordinasi lintas instansi menjadi kunci menjaga ketertiban WNA di kawasan wisata unggulan. 

“Koordinasi dengan Polda NTB kami tingkatkan, terutama di Mandalika dan Gili Tramena, agar pengawasan WNA selaras dengan pertumbuhan pariwisata dan investasi,” kata Yopie.

Yopie menambahkan, Imigrasi tidak hanya melakukan pengawasan administratif, tetapi juga pemantauan langsung di lapangan. “Kami ingin memastikan setiap WNA yang berada di NTB menjalankan kegiatannya sesuai izin dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Penguatan sinergi Polda NTB dan Imigrasi ini diharapkan mampu menjaga citra NTB sebagai destinasi wisata kelas dunia yang aman bagi wisatawan, menarik bagi investor, dan tetap tertib dari sisi hukum. (Fd)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama