![]() |
| Penampakan penemuan mayat perempuan tanoa busana (Dok. Facebook) |
Lombok Utara (Kilasntb.com) — Warga pesisir Pantai Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, diguncang penemuan mayat perempuan tanpa busana pada Minggu, 18 Januari 2026. Jenazah tergeletak di tepi pantai dalam kondisi membengkak. Tangan kiri korban hilang.
Temuan itu pertama kali diketahui warga yang beraktivitas di sekitar pantai. Kabar cepat menyebar. Polisi segera datang. Polsek Pemenang, Polairud Polres Lombok Utara, dan tim SAR melakukan olah tempat kejadian perkara serta identifikasi awal.
Jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk diautopsi. Polisi menyebut pemeriksaan forensik diperlukan untuk memastikan identitas korban dan penyebab kematian.
Keterangan warga menguatkan dugaan korban telah lama berada di laut. Kondisi kulit rusak dan tubuh membesar. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan pakaian dalam. Sekitar 10 meter dari lokasi, warga menemukan sebuah bra yang diduga milik korban.
Seorang warga, Anwar, mengatakan keresahan sudah terasa beberapa hari terakhir. Keluarga korban disebut kerap datang ke Pantai Malaka dan Teluk Nare untuk mencari orang hilang. “Hampir tiap hari bolak-balik,” kata Anwar.
Warga menduga korban perempuan asal Surabaya, Jawa Timur. Dugaan muncul setelah sejumlah orang yang disebut keluarga dan teman korban terlihat di lokasi penemuan. Namun polisi belum mengonfirmasi identitas tersebut.
Untuk mendalami kasus, kepolisian menurunkan dua ekor anjing pelacak K9 dari Polda NTB. Area pantai disterilkan guna menghindari kerumunan warga dan menjaga keutuhan TKP.
Polisi masih menyelidiki apakah kematian korban terkait tindak pidana atau akibat faktor lain, termasuk kecelakaan di laut. “Kami menunggu hasil autopsi,” ujar seorang petugas di lokasi.
Kasus ini menyita perhatian karena lokasi penemuan berada di kawasan wisata. Aparat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait korban atau peristiwa sebelum penemuan mayat untuk segera melapor ke kepolisian. (Fd)
