BBPOM Mataram Kawal UKM Minyak Ikan Hiu Lombok Timur Naik Kelas

BBPOM Mataram meninjau langsung sarana produksi UKM minyak ikan hiu pada Selasa, 10 Maret 2026 (Dok. BBPOM Mataram)

Lombok Timur (Kilasntb.com) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Mataram memperkuat pembinaan terhadap usaha mikro kecil (UKM) pengolah minyak ikan hiu di Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur. Produk berbasis obat bahan alam tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi, namun perlu didorong agar memenuhi standar produksi dan regulasi.

Kepala BBPOM Mataram, Yogi Abaso, meninjau langsung sarana produksi UKM minyak ikan hiu pada Selasa, 10 Maret 2026. Kunjungan itu menjadi bagian dari program pembinaan bagi pelaku usaha agar mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar.

“Produk obat bahan alam memiliki peluang pasar yang besar, tetapi harus didukung penerapan cara produksi yang baik, kebersihan sarana, serta pengawasan mutu yang konsisten,” kata Yogi saat berdialog dengan pelaku usaha di lokasi produksi.

Ia menilai minyak ikan hiu dari kawasan pesisir Lombok Timur memiliki nilai ekonomi karena bahan bakunya melimpah. Namun, potensi tersebut baru bisa berkembang jika proses produksi memenuhi standar keamanan dan mutu yang ditetapkan regulator.

Dalam kunjungan itu, BBPOM juga memberikan sejumlah catatan teknis terkait tata cara produksi, pengendalian kualitas bahan baku, hingga proses pengemasan produk. Pendampingan dilakukan agar pelaku usaha dapat menyesuaikan proses produksi dengan regulasi sebelum mengajukan izin edar.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Taruna Ikrar, sebelumnya menegaskan pembinaan yang terstruktur menjadi kunci agar pelaku usaha kecil dapat berkembang dan tidak terhambat dalam proses perizinan.

“Pelaku usaha perlu dibina melalui pelatihan, asistensi, dan edukasi secara berkelanjutan agar mampu memenuhi standar regulasi sejak awal. Dengan begitu, potensi ketidaksesuaian di tahap akhir bisa diminimalkan,” ujar Taruna.

Para pelaku UKM di Tanjung Luar menyambut positif kunjungan tersebut. Mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk berdiskusi langsung mengenai berbagai tantangan produksi, mulai dari standar fasilitas hingga pengawasan mutu.

BBPOM Mataram berharap pembinaan ini dapat memperkuat kapasitas industri kecil di sektor obat bahan alam. Jika standar keamanan dan mutu terpenuhi, produk lokal seperti minyak ikan hiu dari Lombok Timur berpeluang menembus pasar yang lebih luas, termasuk tingkat nasional. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama