Gubernur Iqbal Ajak Warga Talabiu Hijaukan Bima dan Perbaiki Jalan Rusak

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan sambutan di Masjid Besar Al-Hidayah, Kabupaten Bima (Dok. Diskominfotik NTB)

Bima (Kilasntb.com) – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mengajak masyarakat Desa Talabiu untuk bersama-sama menghijaukan kembali kawasan perbukitan di Bima sekaligus mendukung upaya perbaikan jalan provinsi yang rusak.

Ajakan itu disampaikan Iqbal saat bersilaturahmi dengan warga di Masjid Besar Al-Hidayah, Kabupaten Bima, Selasa (3/3).

Dalam pertemuan tersebut, Iqbal menyoroti sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat Bima, mulai dari pelayanan kesehatan, kerusakan infrastruktur jalan, hingga pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Ia mengungkapkan, selama ini tiga penyakit utama seperti stroke, jantung, dan gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah masih membuat warga Bima harus dirujuk ke Mataram untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, Iqbal memastikan pelayanan kesehatan di wilayah Bima akan segera meningkat.

“Mulai Juni nanti rumah sakit di Kota dan Kabupaten Bima akan naik status dari tipe D menjadi tipe C. Ini bagian dari komitmen kami agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat,” kata Iqbal.

Iqbal juga menegaskan bahwa kepemimpinan di NTB harus adil bagi seluruh daerah tanpa ada perbedaan perlakuan.

Dalam dialog dengan warga, ia turut menyinggung kondisi puluhan kilometer jalan provinsi di Bima yang rusak parah hingga sempat viral di media sosial karena ditanami pohon pisang oleh warga.

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut diperparah kondisi perbukitan yang gundul sehingga lumpur sering turun ke badan jalan saat musim hujan.

“Saya sudah melihat langsung kondisi jalan di Donggo dan Samili yang cukup memprihatinkan. Berikan kami waktu untuk memetakan kondisi secara menyeluruh agar perbaikannya bisa lebih efektif,” ujarnya.

Iqbal menilai penghijauan menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk menjaga lingkungan sekaligus melindungi infrastruktur jalan.

Ia mengajak masyarakat kembali menghidupkan bukit dan hutan di Bima agar lingkungan tetap terjaga.

“Mari kita tinggalkan Bima yang baik bagi anak cucu kita. Kita masih punya waktu untuk memperbaikinya jika bergerak bersama dari provinsi hingga desa,” katanya.

Selain itu, Iqbal juga mengajak masyarakat mendukung penguatan perbankan daerah melalui Bank NTB Syariah. Ia menyebut pembenahan internal bank tersebut terus dilakukan agar penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat kembali berjalan.

Ia juga menyampaikan rencana transformasi BPR NTB menjadi bank berbasis syariah.

Dalam kegiatan tersebut juga disalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat. Bank NTB Syariah memberikan 50 paket sembako serta masing-masing 10 paket sarung, sajadah, dan mukena.

Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB menyalurkan bantuan sabilillah sebesar Rp20 juta serta paket sembako. Pemerintah Kabupaten Bima memberikan bantuan Al-Qur’an dan sembako, sementara Baznas Bima menyalurkan zakat fitrah berupa 27 paket beras serta tambahan bantuan uang tunai dari Bank NTB Syariah Cabang Tente. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama