![]() |
| Pelatihan Bahasa Isyarat Tingkat Mahir di Aula Lantai 3 Kantor Wali Kota Mataram (Dok. Kejari Mataram) |
Mataram (Kilasntb.com) — Aparat Kejaksaan Negeri Mataram kini didorong tak hanya sigap di ruang sidang, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan masyarakat penyandang disabilitas. Kejaksaan Negeri Mataram bersama Pemerintah Kota Mataram menggelar Pelatihan Bahasa Isyarat Tingkat Mahir di Aula Lantai 3 Kantor Wali Kota Mataram, Kamis (5/3/2026).
Pelatihan ini diikuti 15 peserta dari Kejaksaan Negeri Mataram serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Mataram. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Mataram Dr. Gde Made Pasek Swardhyana dan Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Lalu Alwan Basri, S.Pi., M.Si.
Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Lalu Alwan Basri mengatakan pelatihan bahasa isyarat merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan untuk memperkuat pelayanan publik.
“Pelatihan ini bagian dari sinergi Pemkot Mataram dan Kejaksaan Negeri Mataram untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat penyandang disabilitas,” kata Alwan.
Ia menegaskan kemampuan bahasa isyarat penting agar layanan publik dapat diberikan secara setara dan tidak diskriminatif.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Mataram Dr. Gde Made Pasek Swardhyana menyebut pelatihan tingkat mahir ini merupakan kelanjutan dari pelatihan dasar yang telah digelar sebelumnya.
“Pelatihan ini lanjutan dari pelatihan tingkat dasar yang telah dilaksanakan pada 2 hingga 4 Maret 2026,” ujar Pasek.
Meski berlangsung singkat, ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kemampuan aparatur dalam berkomunikasi dengan penyandang disabilitas sekaligus mendukung pembangunan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui peningkatan kualitas pelayanan publik. (Fd)
