![]() |
| Moment Lebaran Ketupat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat (Dok. Lapas Lobar) |
Lombok Barat (Kilasntb.com) — Layanan kunjungan khusus dalam momentum Lebaran Ketupat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat disambut antusias ratusan keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP), Sabtu, 28 Maret 2026. Sejak pagi hari, pengunjung memadati area lapas untuk memanfaatkan kesempatan bersilaturahmi dengan anggota keluarga mereka yang tengah menjalani masa pembinaan.
Suasana di dalam lapas tampak hangat namun tetap tertib. Para pengunjung datang bergantian, duduk berhadapan dengan keluarga mereka dalam pertemuan sederhana yang sarat makna. Momen ini menjadi ruang pelepas rindu sekaligus penguat hubungan emosional yang terpisah oleh batas tembok penjara.
Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung dengan menyiapkan layanan kunjungan secara optimal. Ia memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung.
“Momentum Lebaran Ketupat ini kami maksimalkan sebagai ruang silaturahmi bagi warga binaan dan keluarga. Kami pastikan layanan berjalan tertib, aman, dan tetap mengedepankan kenyamanan,” kata Fadli saat ditemui di lokasi.
Menurut dia, peningkatan jumlah pengunjung pada momen hari raya seperti ini merupakan hal yang rutin terjadi. Karena itu, petugas lapas dikerahkan untuk mengatur alur kunjungan serta memberikan arahan kepada para pengunjung agar mematuhi aturan yang berlaku.
Meski terjadi lonjakan pengunjung, pelaksanaan kunjungan berlangsung lancar dan kondusif. Tidak tampak adanya gangguan berarti selama kegiatan berlangsung. Petugas juga aktif mengawasi sekaligus membantu pengunjung, terutama dalam menjaga ketertiban dan waktu kunjungan.
Fadli menambahkan, layanan kunjungan pada momen hari besar keagamaan memiliki peran penting dalam proses pembinaan warga binaan. Interaksi dengan keluarga, kata dia, dapat memberikan dukungan moral yang signifikan.
“Dukungan dari keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembinaan. Kami berharap momen ini bisa memotivasi warga binaan untuk tetap semangat menjalani masa pidana dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Lapas Lombok Barat akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, terutama pada momen-momen khusus yang melibatkan interaksi antara warga binaan dan keluarga. Menurut dia, pendekatan humanis tetap menjadi bagian penting dalam sistem pemasyarakatan.
Dengan suasana yang tertib dan penuh kehangatan, kunjungan Lebaran Ketupat tahun ini diharapkan menjadi penguat hubungan keluarga sekaligus bagian dari proses reintegrasi sosial bagi warga binaan di masa mendatang. (Red)
