Pemprov NTB Siapkan Investasi Pendidikan SMK Pelosok, Perkuat Sertifikasi Siswa

Sesi foto bersama Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal bersama siswa SMKN 1 Kopang Lombok Tengah (Dok. Diskominfotik NTB)

Lombok Tengah (Kilasntb.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terutama di wilayah pelosok. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan subsidi sertifikasi keahlian bagi ratusan siswa.

Gubernur NTB menyampaikan hal itu saat mengunjungi SMKN 1 Kopang, Lombok Tengah, Rabu (4/3/2026). Ia menegaskan, SMK harus mampu mencetak lulusan siap kerja sehingga tidak lagi menjadi penyumbang angka pengangguran.

“SMK tidak boleh lagi menjadi penyumbang pengangguran. Karena itu semester ini kami menyiapkan subsidi sekitar 420–430 sertifikasi profesi bagi siswa,” ujarnya.

Menurutnya, sertifikasi profesi penting agar lulusan SMK tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga bukti kompetensi yang diakui industri.

“Dengan sertifikat kompetensi, peluang lulusan SMK masuk dunia kerja akan jauh lebih besar,” tegasnya.

Pemprov NTB juga menyiapkan skema investasi pendidikan melalui dana BOSDA untuk mengurangi kesenjangan antara SMK di kota dan desa.

“Kami ingin SMK di desa memiliki kesempatan berkembang yang sama dengan SMK di kota,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Kopang, Lalu Subhanudin, mengatakan pihaknya terus memperkuat kerja sama dengan dunia industri untuk meningkatkan kualitas siswa.

“Melalui kerja sama dengan Pertamina, siswa kami mendapat motivasi dari pembalap MotoGP dan pelatihan mekanik nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga akan diwujudkan dalam pembangunan bengkel praktik bagi siswa.

“Nantinya akan ada bengkel praktik dengan branding bersama untuk mendukung pembelajaran tujuh jurusan di sekolah,” pungkasnya. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama