PLN NTB Perkuat Keandalan Listrik Pascamudik Lewat Liga Siekas

(Dok. PLN)

Lombok Tengah (Kilasntb.com) — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) meningkatkan keandalan sistem kelistrikan pasca Idulfitri 1447 Hijriah melalui program Liga Siekas (Sistem Inspeksi dan Eksekusi Aset) di wilayah kerja ULP Praya, Lombok Tengah.

Program ini menjadi bagian dari strategi pemeliharaan preventif setelah periode beban tinggi selama Ramadan dan Idulfitri. PLN melakukan inspeksi menyeluruh sekaligus penanganan cepat terhadap potensi gangguan pada jaringan distribusi.

Sebanyak 49 personel yang terbagi dalam 10 tim diterjunkan untuk melakukan inspeksi dan perbaikan secara simultan di sejumlah penyulang prioritas. Hingga 2026, kegiatan ini telah dilaksanakan tiga kali sebagai upaya menjaga performa sistem distribusi.

Dari hasil kegiatan terbaru, PLN mencatat total panjang jaringan yang diinspeksi mencapai 161,17 kilometer sirkuit (kms). Rinciannya meliputi Penyulang Batujai sepanjang 59,26 kms, Penyulang Penujak 23,96 kms, dan Penyulang Mangkung 77,95 kms.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan kegiatan ini memastikan seluruh aset jaringan dalam kondisi optimal setelah periode beban puncak.

“Melalui Liga Siekas, kami memastikan seluruh aset dan jaringan distribusi berada dalam kondisi siap dan andal untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat,” kata Sri Heny dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 April 2026.

Ia menambahkan, pendekatan inspeksi dan eksekusi cepat menjadi kunci dalam menekan potensi gangguan sejak dini. Menurut dia, respons teknis yang cepat menjadi bagian dari komitmen PLN menjaga kualitas layanan.

“Hasil di lapangan menunjukkan kondisi jaringan secara umum baik. Temuan yang ada langsung kami tangani agar tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar,” ujarnya.

PLN mencatat proses inspeksi dan perbaikan berlangsung efektif dalam durasi sekitar tiga jam, dengan rata-rata waktu penyelesaian temuan 30 menit per titik.

Dari sisi kinerja sistem, PLN mencatat frekuensi gangguan pada periode 1–15 April 2026 lebih terkendali dibandingkan sebelumnya. Hal ini menunjukkan efektivitas langkah preventif yang dilakukan.

Program ini juga berdampak pada peningkatan keandalan pasokan bagi pelanggan. Penyulang Batujai tercatat melayani 31.408 pelanggan, Mangkung 12.337 pelanggan, dan Penujak 2.592 pelanggan.

Sri Heny menegaskan PLN akan terus menjaga keandalan listrik guna mendukung aktivitas masyarakat pasca Idulfitri.

“Kami berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan nyaman dan produktif,” kata dia. (Fd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama