![]() |
| Dinas Perhubungan bersama camat dan lurah terlihat turun langsung melakukan pengawasan. Penertiban ini turut melibatkan aparat TNI dari Kodim serta Bhabinkamtibmas (Dok. Istimewa) |
Bima (Kilasntb.com) — Penertiban tata kelola parkir di Kota Bima mulai menunjukkan perubahan. Sejumlah titik keramaian yang sebelumnya dipenuhi parkir semrawut dan juru parkir liar kini berangsur tertata.
Pantauan pada Kamis (16/4/2026), di kawasan Paruga Nae dan lokasi ramai lainnya, petugas Dinas Perhubungan bersama camat dan lurah terlihat turun langsung melakukan pengawasan. Penertiban ini turut melibatkan aparat TNI dari Kodim serta Bhabinkamtibmas.
Kehadiran aparat gabungan tersebut berdampak pada perubahan perilaku juru parkir. Mereka yang sebelumnya tidak terorganisir mulai tertib menjalankan tugas dan memberikan pelayanan lebih teratur kepada masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima, Is Fahmin, mengatakan penertiban ini merupakan langkah serius pemerintah dalam memperbaiki sistem perparkiran.
“Selama ini pengelolaan parkir terkesan semrawut dan kerap diwarnai praktik yang tidak sesuai aturan. Kami dorong agar juru parkir lebih tertib, baik dari segi sikap maupun administrasi,” ujarnya.
Menurut Fahmin, juru parkir resmi kini telah dilengkapi atribut seperti tanda pengenal, rompi, dan karcis parkir. Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan menerima karcis sebagai bukti pembayaran.
“Jika tidak mendapatkan karcis, masyarakat perlu waspada karena itu bisa menjadi indikasi pungutan liar,” katanya.
Dinas Perhubungan berharap penertiban ini dapat meningkatkan kualitas layanan parkir sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan. Pemerintah juga meminta masyarakat berperan aktif dengan memberikan masukan terhadap pelayanan parkir.
“Perbaikan akan terus dilakukan agar sistem parkir di Kota Bima semakin tertib dan humanis,” ujar Fahmin. (Red)
