![]() |
| (Dok. Istimewa) |
Mataram, Kilas NTB - Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram mengajak masyarakat ikut ambil bagian dalam kegiatan Donor Darah Kemerdekaan.
Kegiatan sosial tersebut digelar Minggu (16/8/2026) di Atrium Lombok Epicentrum Mall, Mataram, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA.
Kegiatan donor darah ini terbuka untuk masyarakat umum. RSUD H. Moh. Ruslan Mataram ikut berpartisipasi bersama sejumlah organisasi dan lembaga yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Momentum kemerdekaan dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat melakukan aksi nyata yang berdampak langsung bagi kesehatan dan keselamatan sesama.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.O.G., Subsp.F.E.R., M.Kes., M.Sc., mengajak masyarakat tidak melihat donor darah sebatas kegiatan seremonial.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian nyata kepada sesama. Setetes darah yang kita donorkan bisa sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, kebutuhan darah dapat muncul sewaktu-waktu, terutama untuk pasien yang membutuhkan transfusi dalam kondisi kegawatdaruratan maupun tindakan medis lainnya.
Karena itu, kesadaran masyarakat untuk rutin mendonorkan darah perlu terus ditumbuhkan.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan momentum kemerdekaan ini untuk berbagi. Jangan menunggu ada keluarga atau orang terdekat yang membutuhkan darah baru kita tergerak untuk donor,” katanya.
Donor Darah Kemerdekaan tersebut digelar oleh sejumlah pihak, di antaranya Perhimpunan Indonesia Tionghoa NTB, Perempuan Indonesia Tionghoa NTB, Generasi Muda Indonesia Tionghoa NTB, UIN Mataram, Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram, PMI dan Lombok Epicentrum Mall.
Panitia juga menyiapkan sejumlah apresiasi bagi pendonor berupa snack, goodie bag serta kupon undian doorprize.
Pendaftaran donor dapat dilakukan secara online maupun langsung di lokasi kegiatan.
Keterlibatan RSUD H. Moh. Ruslan Mataram dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan darah.
Bagi masyarakat, aksi donor darah hanya membutuhkan sedikit waktu. Namun bagi pasien yang membutuhkan transfusi, darah yang didonasikan dapat menjadi bagian penting dalam menyelamatkan nyawa.
“Mari rayakan kemerdekaan dengan berbagi kehidupan. Setetes darah kita bisa menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan,” tandaanya. (Fd)
