Polda NTB Petakan Titik Rawan Jelang MotoGP 2026

Tim Polda NTB di Pelabuhan Lembar Lombok Barat (Dok. Polda NTB)

Mataram, Kilas NTB — Polda Nusa Tenggara Barat mulai memetakan titik-titik rawan menjelang pelaksanaan MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika. Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Gili Mas di Kabupaten Lombok Barat menjadi salah satu lokasi yang disurvei untuk penempatan Pos Pengamanan (Pospam).

Survei tersebut dilakukan pada Senin, 10 Agustus 2026, sebagai bagian dari persiapan Operasi Mandalika Rinjani 2026. Dua pelabuhan itu dipandang strategis karena menjadi pintu masuk utama menuju Pulau Lombok dan diperkirakan mengalami peningkatan arus penumpang maupun kendaraan selama rangkaian MotoGP.

Polda NTB tidak sekadar menyiapkan pos penjagaan. Penentuan lokasi Pospam diarahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kepadatan lalu lintas, hingga situasi darurat yang membutuhkan respons cepat.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengatakan survei dilakukan untuk memastikan posisi Pospam benar-benar berada di titik yang memiliki nilai strategis.

“Survei ini dilakukan untuk memastikan lokasi penempatan Pos Pengamanan nantinya benar-benar berada pada titik yang tepat dan strategis,” ujar Kholid.

Menurut dia, Pelabuhan Lembar dan Gili Mas menjadi perhatian karena aktivitas masyarakat diperkirakan meningkat seiring kedatangan wisatawan dan penonton MotoGP.

Pemetaan, kata Kholid, juga mempertimbangkan pusat keramaian, jalur yang berpotensi mengalami kemacetan, serta pintu masuk dan keluar Pulau Lombok.

“Penentuan lokasi Pospam dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, terutama titik yang memiliki potensi kerawanan, seperti pusat keramaian, kawasan rawan kemacetan lalu lintas, serta jalur dan pintu masuk menuju Pulau Lombok,” katanya.

Langkah tersebut menunjukkan pengamanan MotoGP 2026 tidak hanya akan berpusat di kawasan Sirkuit Mandalika. Jalur distribusi massa menuju Lombok juga menjadi bagian penting dari skema pengamanan.

Polda NTB selanjutnya akan melakukan survei dan pemetaan di sejumlah lokasi strategis lainnya. Pemetaan ini menjadi tahap awal untuk menentukan penempatan personel sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan selama event internasional tersebut.

Kholid menegaskan kesiapan lapangan menjadi bagian penting dari Operasi Mandalika Rinjani 2026 agar setiap potensi gangguan dapat direspons dengan cepat.

“Dengan pemetaan lokasi yang matang, personel diharapkan dapat memberikan pelayanan, pengamanan, serta respons yang cepat terhadap berbagai situasi selama berlangsungnya MotoGP 2026,” ujar dia.

Dengan demikian, perhatian Polda NTB mulai diarahkan dari pusat event hingga pintu masuk Lombok. Pelabuhan Lembar dan Gili Mas menjadi dua titik awal yang dipersiapkan untuk menghadapi lonjakan mobilitas selama MotoGP 2026. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama