Workshop Nasional MATRIX Masuk Hari Kedua, RSUD H. Moh. Ruslan Uji Respons Bencana di Lapangan

Workshop Nasional Matrix
Hari kedua Workshop Nasional MATRIX (Mataram Disaster Response and Evacuation Drill) di RTH Pagutan (Dok. Istimewa)

Mataram, Kilas NTB — RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram menguji kemampuan tenaga kesehatan merespons bencana melalui simulasi lapangan Workshop Nasional MATRIX (Mataram Disaster Response and Evacuation Drill), Selasa, 15 September 2026. 

Peserta mempraktikkan triage korban, pemadaman api awal, penilaian kelayakan bangunan pascagempa, serta peningkatan kapasitas pelayanan saat terjadi lonjakan pasien.

Simulasi berlangsung di RTH Pagutan dan lingkungan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian hari kedua Workshop Nasional MATRIX yang digelar pada 14-15 September 2026.

Praktik pemadaman api awal dilakukan bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram. Tim PSC 119 MEMS memberikan pelatihan triage bencana, sedangkan PUPR NTB mendampingi peserta melakukan penilaian kelayakan bangunan setelah gempa.

Peserta juga menjalani praktik peningkatan surge capacity yang difasilitasi STIKES Mataram. Materi ini mencakup pengaturan kapasitas pelayanan untuk menghadapi peningkatan kebutuhan pasien dalam kondisi bencana.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK. Eka Nurhayati, Sp.OG., Subsp.F.E.R., M.Kes., M.Sc., mengatakan kesiapan rumah sakit tidak cukup hanya dituangkan dalam dokumen rencana penanggulangan bencana.

“Penyusunan dokumen Hospital Disaster Plan saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan uji coba taktis dan peningkatan kapasitas personel secara berkala,” kata Eka saat membuka workshop pada Senin, 14 September 2026.

Menurut Eka, simulasi diperlukan untuk melatih kesiapan personel dalam menjalankan prosedur dan koordinasi ketika menghadapi kondisi darurat.

“Workshop ini dirancang untuk melatih kesiapan taktis, koordinasi komando, serta kemampuan teknis operasional dalam meminimalkan risiko dan menyelamatkan jiwa saat kondisi krisis,” ujarnya.

Sebanyak 60 peserta mengikuti Workshop Nasional MATRIX. Mereka berasal dari berbagai profesi kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan. RSUD H. Moh. Ruslan menjadi rumah sakit pertama di Nusa Tenggara Barat yang menyelenggarakan workshop nasional tersebut.

Selain simulasi lapangan, workshop mencakup materi Hospital Incident Command System (HICS), perlindungan diri dan dekontaminasi, evakuasi pasien, triage bencana, penilaian bangunan pascagempa, surge capacity dan surge capability, serta dokumentasi dan pelaporan selama kondisi bencana.

Workshop melibatkan sejumlah instansi lintas sektor, yakni BPBD Kota Mataram, Basarnas, PUPR NTB, STIKES Mataram, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, serta unsur internal RSUD H. Moh. Ruslan dan PSC 119 MEMS.

Eka berharap peserta menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam sistem tanggap darurat di fasilitas pelayanan kesehatan masing-masing.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta mampu mengimplementasikan hasil workshop ini dalam praktik sehari-hari di fasilitas pelayanan kesehatan masing-masing,” katanya. (Fd)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama