![]() |
| Tongkat komando Dandim 1608/Bima resmi berpindah tangan. Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos. memimpin langsung serah terima jabatan (dok.istimewa) |
Mataram (Kilasntb.com) — Tongkat komando Dandim 1608/Bima resmi berpindah tangan. Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos. memimpin langsung serah terima jabatan (sertijab) yang digelar khidmat di Lobby Rinjani Makorem 162/WB, Kota Mataram, Selasa (2/12/2025).
Dalam prosesi tersebut, Brigjen Sjasul Arief melepas Letkol Inf Andi Lulianto, S.Kom., M.M. yang telah menuntaskan masa pengabdian di Bima, sekaligus mengukuhkan Letkol Arh Samuel Asdianto sebagai komandan baru. Sertijab berlangsung tertib, tegas, dan sarat penghormatan terhadap tradisi korps TNI AD.
Danrem menegaskan, mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan bagian dari sistem pembinaan karier yang tidak bisa ditawar. Tujuannya jelas: meningkatkan performa satuan dan menjawab dinamika wilayah. Ia mengapresiasi Letkol Andi atas dedikasinya menjaga stabilitas keamanan di Bima, sebuah wilayah yang tidak jarang dihadapkan pada persoalan sosial yang kompleks.
“Mutasi jabatan adalah wujud penyegaran organisasi. Yang lebih penting adalah bagaimana seorang komandan mampu menjaga stabilitas, membangun kepercayaan publik, dan menunjukkan loyalitasnya kepada satuan,” tegas Brigjen Sjasul Arief di hadapan peserta upacara.
Danrem juga menekankan agar pejabat baru segera membaca medan, menguasai karakter wilayah, dan memperkuat komunikasi sosial. “Bima itu dinamis. Butuh komandan yang adaptif,” tambahnya.
Acara tersebut dihadiri Kasrem 162/WB Kolonel Inf Wirawan Eko P., S.E., M.H., para Dandim jajaran Rem 162/WB, Danyonif 742/SWY, serta jajaran pejabat utama Korem. Dari unsur pemerintah daerah tampak hadir Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy. Ketua Persit KCK Koorcab Rem 162 beserta pengurus juga melengkapi barisan tamu undangan.
Dengan tuntasnya prosesi sertijab, Letkol Arh Samuel resmi memikul tugas baru, menjaga keamanan, merawat kemanunggalan TNI–rakyat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi stabilitas Bima ke depan.
