![]() |
| (Dok. RSUD H. Moh Ruslan Mataram) |
Mataram (Kilasntb.com) — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Mataram dan sekitarnya meningkatkan risiko kejadian darurat, mulai dari pohon tumbang, angin kencang, hingga gelombang tinggi. Kondisi ini berpotensi memicu kecelakaan dan gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan cepat.
Menyikapi situasi tersebut, RSUD H. Moh. Ruslan Mataram menyiagakan layanan kegawatdaruratan medis selama 24 jam penuh. Rumah sakit milik Pemerintah Kota Mataram ini memastikan tenaga kesehatan, ambulans, serta sistem respons cepat siap dikerahkan kapan pun dibutuhkan masyarakat.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, mengatakan kesiapsiagaan ini merupakan langkah antisipatif menghadapi dampak cuaca ekstrem yang tidak bisa diprediksi.
“Pada kondisi cuaca ekstrem, risiko kejadian darurat meningkat. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak ragu menghubungi layanan kegawatdaruratan apabila menemukan kasus medis yang membutuhkan pertolongan segera,” ujar dr. Eka
Ia menjelaskan, layanan Public Safety Center (PSC) 119 Kota Mataram tetap beroperasi dan dapat diakses masyarakat melalui nomor 087-777-577-119. Tim medis akan melakukan penilaian cepat dan memberikan bantuan sesuai kondisi pasien.
Menurutnya, respons cepat menjadi kunci keselamatan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita penyakit kronis.
“Penanganan yang terlambat bisa memperberat kondisi pasien. Karena itu, segera hubungi layanan darurat jika terjadi kecelakaan atau gangguan kesehatan akibat cuaca,” katanya.
RSUD H. Moh Ruslan Mataram juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk, menghindari berteduh di bawah pohon besar, serta memastikan lingkungan rumah aman dari potensi bahaya.
Dengan kesiapsiagaan layanan medis dan partisipasi aktif masyarakat, dampak cuaca ekstrem diharapkan dapat ditekan dan keselamatan warga tetap terjaga. (Fd)
