![]() |
| Kegiatan test urine di Rutan Raba (Dok. Rutan Raba) |
Mataram (Kilasntb.com) — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Raba, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, menggelar tes urine massal terhadap petugas dan warga binaan, Senin, 6 April 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini penyalahgunaan narkotika sekaligus menegaskan komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih.
Sebanyak 266 orang diperiksa dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 30 petugas dan 236 narapidana, tahanan, serta anak binaan. Tes urine dilakukan di Klinik Pratama Rutan Raba sejak pukul 09.00 Wita hingga selesai.
Kepala Rutan Kelas IIB Raba, Tajudinur, mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026. “Ini bentuk komitmen kami dalam mewujudkan pemasyarakatan bersih dari narkoba, sekaligus menjalankan program akselerasi dari Menteri,” ujarnya.
Pelaksanaan tes urine dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), unsur Kepolisian, dan TNI. Kolaborasi ini, menurut Tajudinur, menjadi bagian penting untuk memastikan pengawasan berjalan objektif dan akuntabel.
Ia menegaskan, deteksi dini menjadi kunci dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di dalam lingkungan rutan. “Kami tidak ingin ada celah. Semua harus steril, baik petugas maupun warga binaan,” kata dia.
Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif. Hasil pemeriksaan diharapkan menjadi dasar evaluasi serta penguatan pengawasan ke depan, terutama dalam menutup potensi peredaran gelap narkotika di dalam rutan.
Tes urine massal ini juga menandai langkah konkret jajaran pemasyarakatan dalam memperkuat integritas institusi. Di tengah sorotan publik terhadap isu narkoba di lembaga pemasyarakatan, upaya semacam ini dinilai menjadi indikator keseriusan pemerintah dalam melakukan pembenahan dari dalam. (Fd)
