![]() |
| Prime Plaza Hotel Mataram, Nusa Tenggara Barat (Dok. Istimewa) |
Mataram (Kilasntb.com)— Industri perhotelan di Nusa Tenggara Barat memasuki babak baru dengan beroperasinya Prime Plaza Hotel Mataram, properti terbaru dari jaringan Prime Plaza Hotels & Resorts. Kehadiran hotel ini tidak hanya menambah portofolio menjadi 13 properti di Indonesia, tetapi juga menegaskan strategi ekspansi berbasis pertumbuhan ekonomi daerah dan pariwisata perkotaan.
Di tengah menguatnya posisi Mataram sebagai simpul bisnis dan gerbang menuju destinasi wisata unggulan Lombok, hotel ini diposisikan bukan sekadar fasilitas akomodasi, melainkan bagian dari infrastruktur ekonomi, khususnya untuk mendukung sektor Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) yang terus berkembang.
“Hotel ini bukan hanya tempat menginap, tetapi ruang bertemunya ide, kolaborasi, dan peluang bisnis. Kami ingin menjadikannya bagian dari ekosistem pertumbuhan kota yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Heriyanto Widjaja, Director of Sales and Marketing Prime Plaza Hotels & Resorts.
Dari perspektif bisnis, kehadiran hotel ini diproyeksikan memperkuat perputaran ekonomi lokal. Efek bergandanya mencakup penyerapan tenaga kerja, dorongan terhadap rantai pasok UMKM kuliner, kerajinan, hingga jasa, serta peningkatan aktivitas wisata dan event di Kota Mataram. Dengan kapasitas infrastruktur MICE yang besar, hotel ini sekaligus mempertegas ambisi Mataram menjadi destinasi pertemuan berskala nasional di luar kota-kota besar utama Indonesia.
Secara arsitektural dan konsep layanan, Prime Plaza Hotel Mataram menggabungkan standar hospitality internasional dengan identitas lokal Lombok. Pendekatan ini terlihat dari desain, pengalaman tamu, hingga narasi budaya yang dihadirkan dalam layanan hotel.
“Setiap aspek kami rancang agar tamu tidak hanya mendapatkan kenyamanan modern, tetapi juga merasakan karakter Lombok yang autentik. Hospitality terbaik adalah yang berakar pada lokalitas,” kata Heriyanto.
Hotel ini menawarkan enam tipe kamar, mulai dari Deluxe Room hingga Suite Room, dengan pilihan pemandangan sawah hijau dan Gunung Rinjani. Varian Deluxe Family juga menjadi sorotan karena mampu menampung hingga empat orang dewasa dalam satu kamar, menjawab kebutuhan wisata keluarga yang semakin tumbuh di Lombok.
Di sisi lifestyle hospitality, fasilitas rekreasi seperti infinity pool, spa, gym, hingga lounge bar dirancang untuk memperkuat pengalaman menginap yang tidak sekadar fungsional, tetapi juga relaksatif. Sementara itu, Bonang Ballroom berkapasitas hingga seribu tamu serta sembilan ruang pertemuan menempatkan hotel ini sebagai salah satu venue MICE paling representatif di Lombok.
![]() |
| View kolam renang (Dok. Istimewa) |
Dari sisi kuliner, Golden Lotus Mataram menjadi diferensiasi tersendiri. Restoran Chinese cuisine ini menghadirkan konsep halal-friendly tanpa daging babi, dengan resep autentik yang dikembangkan chef asal Malaysia, serta terbuka untuk tamu hotel maupun publik.
Secara geografis, lokasi hotel di Jalan Terusan Bung Hatta memperkuat nilai strategisnya. Akses ke Senggigi sekitar 20 menit, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid sekitar 50 menit, dan kawasan Mandalika sekitar satu jam, menjadikan hotel ini simpul penting mobilitas wisata dan bisnis di Pulau Lombok.
Prime Plaza Hotels & Resorts menegaskan bahwa investasi ini merupakan komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem pariwisata dan ekonomi daerah.
“Keberhasilan hotel tidak hanya diukur dari tingkat hunian, tetapi sejauh mana ia mampu memberi dampak pada lingkungan sekitar,” tegas manajemen.
Dengan dibukanya reservasi melalui kanal resmi, Prime Plaza Hotel Mataram kini resmi masuk dalam peta kompetisi hospitality premium di Indonesia timur, sekaligus mempertegas pergeseran industri hotel dari sekadar layanan menginap menuju pusat pertumbuhan ekonomi perkotaan berbasis pariwisata dan gaya hidup. (Red)


