Dikpora dan Iprahumas NTB Cetak Kader Pemuda Bela Negara di Tengah Gempuran Era Digital

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB bersama Ikatan Pranata Humas (Iprahumas) NTB gelar pelatihan kepemimpinan sehari yang digelar di Aula Handayani Lantai II Dikpora NTB (Dok. Diskominfotik NTB)

Mataram (Kilasntb.com) — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB bersama Ikatan Pranata Humas (Iprahumas) NTB mulai membangun basis kader pemuda berintegritas di tengah tantangan digitalisasi dan arus globalisasi yang dinilai semakin menggerus nilai kebangsaan generasi muda.

Upaya itu ditandai melalui pelatihan kepemimpinan sehari yang digelar di Aula Handayani Lantai II Dikpora NTB, Senin, 12 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti 70 pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dikpora NTB, Dr. Syamsul Hadi, membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan dan kepedulian sosial.

“NTB membutuhkan pemuda yang mampu menjadi pelopor perubahan. Mereka harus menjaga nilai kebangsaan sekaligus membawa daerah ini maju dan mendunia,” kata Syamsul Hadi.

Pelatihan itu digagas Bidang Kepemudaan Dikpora NTB bersama Iprahumas NTB. Ketua Iprahumas NTB, H. Suhirman Adita, menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah awal pembentukan kader bela negara di NTB yang akan dijalankan secara berkelanjutan sepanjang 2026.

Menurut Suhirman, program itu dirancang dalam beberapa angkatan dengan target total 200 peserta. Setiap angkatan akan diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Hari ini adalah album perdana. Kami ingin membangun ekosistem kader bela negara di NTB, melahirkan pemuda yang sadar kebangsaan, punya integritas, dan siap mengabdi untuk daerah maupun bangsa,” ujar Suhirman.

Ia menilai tantangan generasi muda saat ini tidak lagi sebatas kompetisi akademik, tetapi juga ancaman disintegrasi sosial, penyalahgunaan narkotika, hingga lunturnya nasionalisme akibat derasnya pengaruh media digital.

Karena itu, kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber dari BNN Provinsi NTB dan Badan Kesbangpol NTB untuk memberikan penguatan mengenai bahaya narkotika, wawasan kebangsaan, dan ketahanan generasi muda.

Suhirman mengatakan program itu diarahkan untuk mendukung visi besar “NTB Mendunia” yang diusung Pemerintah Provinsi NTB. Ia berharap lahir kader-kader muda yang mampu menjadi agen perubahan di tengah dinamika sosial yang terus bergerak cepat.

“Pemuda NTB tidak boleh hanya menjadi penonton di era globalisasi. Mereka harus tampil sebagai motor perubahan dengan identitas kebangsaan yang kuat,” katanya. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama