Mataram (Kilasntb.com) — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Moh. Ruslan Kota Mataram memperkuat dukungan layanan kesehatan dalam ajang GT World Challenge Asia 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 1–3 Mei 2026.
Rumah sakit daerah itu menempatkan tim medis ambulans advance langsung di area lintasan balap untuk mempercepat penanganan kegawatdaruratan selama perlombaan berlangsung.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG, Subsp F.E.R., M.Kes., M.Sc., mengatakan keterlibatan rumah sakit tidak sebatas menjadi fasilitas rujukan, tetapi juga bagian dari sistem medis terpadu yang disiapkan untuk event balap internasional tersebut.
“RSUD H. Moh. Ruslan sebagai fasilitas kesehatan rujukan siap memberikan dukungan penuh dalam penanganan kegawatdaruratan medis selama pelaksanaan GT World Challenge Asia 2026,” kata dr. Eka dalam keterangannya, Sabtu, 2 Mei 2026.
Menurut dia, penempatan tim medis di lintasan menjadi elemen penting dalam sistem respon cepat apabila terjadi insiden di area balap. Tim tersebut bertugas memberikan tindakan awal sebelum pasien dievakuasi ke rumah sakit rujukan.
“Kami tidak hanya menyiapkan layanan di rumah sakit, tetapi juga mengintegrasikan personel medis langsung di track agar proses penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.
RSUD H. Moh. Ruslan juga menyiagakan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam, tenaga medis spesialis, ambulans rujukan, hingga penguatan sistem komunikasi darurat. Selain itu, layanan Public Safety Center (PSC) 119 dioptimalkan untuk mendukung koordinasi penanganan medis selama event berlangsung.
Ia mengatakan, kesiapan sektor kesehatan menjadi faktor penting dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga otomotif internasional yang melibatkan banyak peserta dan penonton. Menurut dia, standar keselamatan medis harus berjalan seiring dengan kesiapan infrastruktur sirkuit dan penyelenggaraan balapan.
“Melalui kesiapsiagaan ini, kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman serta memberikan rasa percaya bagi pembalap, kru, maupun masyarakat yang hadir di Mandalika,” katanya.
GT World Challenge Asia 2026 menghadirkan puluhan pembalap dari berbagai negara dan menjadi salah satu agenda sport tourism unggulan di Nusa Tenggara Barat. Pemerintah daerah menilai keberhasilan penyelenggaraan event internasional tidak hanya ditentukan oleh aspek olahraga dan pariwisata, tetapi juga kesiapan layanan publik, termasuk sektor kesehatan.
Keterlibatan RSUD H. Moh. Ruslan dalam sistem medis balapan dinilai menunjukkan kesiapan fasilitas kesehatan di NTB dalam mendukung agenda internasional dengan standar penanganan kegawatdaruratan yang lebih terintegrasi dan responsif. (Fd)
