YBM PLN UIW NTB Renovasi Rumah Rapuh di Ampenan

Bantuan rumah layak huni resmi disalurkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) (Dok. PLN)

Mataram (Kilasntb.com) — Di sebuah sudut padat permukiman Karang Buyuk, Ampenan Selatan, seorang janda bersama anaknya bertahun-tahun bertahan hidup di rumah yang jauh dari kata layak. Atap yang rapuh, dinding yang mulai rusak, serta kondisi ekonomi yang terus terdesak membuat keduanya hanya bisa menjalani hari dengan segala keterbatasan.

Situasi itu akhirnya mengetuk kepedulian Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB). Selasa, 12 Mei 2026, bantuan rumah layak huni resmi disalurkan untuk membantu memperbaiki tempat tinggal keluarga tersebut.

Bantuan itu bukan sekadar renovasi bangunan. Di tengah kondisi kesehatan ibu dan anak yang menurun serta kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, rumah layak huni menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi keluarga prasejahtera yang selama ini hidup dalam tekanan ekonomi.

Manager PLN UP2D NTB, Faris Fitrianto, mengatakan program tersebut lahir dari semangat gotong royong pegawai PLN yang dihimpun melalui YBM PLN. Menurut dia, kepedulian sosial harus diwujudkan dalam aksi nyata yang langsung menyentuh masyarakat kecil.

“Program rumah layak huni ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong keluarga besar PLN kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan, menghadirkan harapan baru, serta membantu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat beserta keluarganya,” ujar Faris.

Ia menegaskan, keberadaan YBM PLN tidak hanya menjadi wadah penghimpunan zakat pegawai, tetapi juga instrumen sosial untuk menjawab persoalan kemanusiaan di lingkungan sekitar.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menilai perusahaan tidak boleh hanya hadir sebagai penyedia listrik, melainkan juga harus mengambil peran sosial di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan hidup.

“Melalui YBM PLN, kami ingin memastikan bahwa energi kebaikan terus hadir dan dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Semangat kepedulian dan gotong royong ini diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi penerima manfaat serta memperkuat komitmen PLN untuk terus tumbuh bersama masyarakat,” kata Sri Heny.

Di tengah meningkatnya tekanan ekonomi masyarakat kecil, bantuan rumah layak huni seperti ini menjadi pengingat bahwa masih ada ruang kepedulian yang bekerja dalam diam. Bagi keluarga penerima manfaat di Ampenan Selatan, bantuan itu mungkin sederhana. Namun bagi mereka, rumah yang aman dan layak bisa menjadi titik awal untuk kembali bertahan hidup dengan lebih bermartabat. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama