Puteri Remaja dan Puteri Anak NTB 2026 Resmi Dinobatkan, Ajang Diposisikan Jadi Etalase Talenta Muda Daerah

Ajang pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 di Indoor Panggung Taman Budaya NTB (Diskominfotik NTB)

Mataram (Kilasntb.com) — Ajang pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 kembali digelar di Indoor Panggung Taman Budaya NTB, Senin malam, 11 Mei 2026. Tahun ini menjadi penyelenggaraan ketujuh sekaligus menegaskan kompetisi tersebut bukan sekadar kontes penampilan, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda NTB.

Sebanyak 32 finalis dari 10 kabupaten/kota se-NTB tampil pada malam grand final. Mereka terdiri atas 20 peserta kategori Puteri Remaja dan 12 peserta kategori Puteri Anak. Seluruh peserta sebelumnya mengikuti proses audisi, pembekalan, hingga karantina yang difokuskan pada penguatan public speaking, kepemimpinan, dan wawasan budaya daerah.

Pada puncak acara, Ni Putu Devika Sharisa Kalyani dinobatkan sebagai Puteri Remaja Indonesia NTB 2026. Sementara gelar Puteri Anak Indonesia NTB 2026 diraih Gina Talitha Jannah.

Founder Puteri Anak Indonesia dan Puteri Remaja Indonesia, Gerry Dahlan, hadir langsung menyaksikan proses penobatan tersebut. Suasana penobatan berlangsung meriah ketika para pemenang menerima mahkota di hadapan ratusan penonton yang memadati lokasi acara.

Ketua Panitia Herlita Rizky Dwiana Putri mengatakan ajang ini diarahkan menjadi sarana strategis untuk membangun generasi muda NTB yang percaya diri sekaligus mampu mempromosikan potensi daerah.

“Ajang Puteri Anak dan Puteri Remaja NTB 2026 bukan hanya tentang kompetisi, tetapi bagaimana anak-anak dan remaja NTB mampu tampil sebagai duta daerah yang memiliki wawasan, karakter, dan kemampuan komunikasi yang baik,” kata Herlita dalam keterangannya.

Menurut dia, para finalis tidak hanya diuji dari sisi penampilan, tetapi juga etika, kemampuan berbicara di depan publik, serta pemahaman terhadap budaya NTB. Herlita berharap para pemenang mampu menjadi role model bagi generasi muda di daerah.

“Kami ingin mereka menjadi wajah NTB yang mampu memperkenalkan budaya dan potensi daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Ketua Paguyuban Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia NTB, Buniamin Farahat, menilai konsistensi penyelenggaraan ajang tersebut penting untuk melahirkan generasi muda yang kompetitif dan berprestasi.

“Kegiatan ini harus terus menjadi ruang positif bagi anak-anak dan remaja NTB untuk berkembang. Mereka harus percaya diri, berkarakter, dan mampu membawa nama baik daerah,” kata Buniamin.

Selain memilih pemenang utama, panitia juga menetapkan sejumlah gelar atribut. Untuk kategori Puteri Remaja, Brigita Kirana Putri Wibawa meraih gelar Pariwisata, Baiq Nindi Mulia Putri kategori Lingkungan, Intan Fatiha Farhan kategori Kebudayaan, dan Ayra Alifah Paradisa kategori Pendidikan.

Sementara kategori Puteri Anak menetapkan Ni Kadek Saras Sehan Dewi sebagai Puteri Pariwisata, Berlian Putri Sonia kategori Lingkungan, Aqila Zevanna Rahman kategori Kebudayaan, dan Siska Rahmadani kategori Pendidikan.

Prosesi penyerahan mahkota Puteri Anak NTB 2026 dilakukan langsung oleh pemegang gelar sebelumnya, Aurelia Siti Hajar B. Sorak penonton pecah saat para pemenang baru melangkah di atas panggung membawa selempang kemenangan.

Penyelenggaraan ajang ini didukung sejumlah pihak, di antaranya Dinas Dikpora NTB, Taman Budaya NTB, serta sejumlah sponsor swasta dan pelaku industri kreatif lokal. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama