YBM PLN UP3 Bima Salurkan Modal Usaha untuk Perempuan Pelaku UMK

Bantuan diberikan kepada pelaku usaha di Kelurahan Ni’u dan Kelurahan Rabangodu Selatan (Dok. PLN)

Bima, Kilas NTB – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Bima menyalurkan bantuan modal usaha kepada 14 perempuan pelaku usaha mikro di Kota Bima sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bantuan diberikan kepada pelaku usaha di Kelurahan Ni’u dan Kelurahan Rabangodu Selatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Sebanyak lima pelaku usaha mikro di Kelurahan Ni’u dan sembilan pelaku usaha di Kelurahan Rabangodu Selatan menerima bantuan tersebut. Sebagian penerima merupakan kepala keluarga dan janda yang selama ini menggantungkan kebutuhan rumah tangga dari usaha kecil yang mereka jalankan.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh tim YBM PLN UP3 Bima dengan mengunjungi lokasi usaha dan kediaman penerima manfaat. Selain menyerahkan bantuan modal, tim juga berdialog dengan para pelaku usaha untuk mengetahui tantangan yang mereka hadapi dalam mengembangkan usaha.

Manager PLN UP3 Bima mengatakan bantuan modal usaha merupakan salah satu bentuk komitmen PLN melalui YBM dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Melalui YBM PLN, kami ingin hadir memberikan dukungan nyata bagi ibu-ibu pelaku usaha agar usahanya tetap berjalan dan berkembang. Bantuan ini bukan hanya soal modal, tetapi juga bentuk penyemangat agar mereka terus berusaha dan tidak kehilangan harapan dalam menopang kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Menurut dia, usaha mikro memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menjadi penggerak ekonomi di tingkat lokal. Karena itu, dukungan terhadap pelaku usaha kecil perlu dilakukan secara berkelanjutan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, Sri Heny Purwanti, menilai program pemberdayaan ekonomi melalui YBM PLN merupakan implementasi nilai-nilai Pancasila, terutama dalam upaya mewujudkan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“PLN percaya bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tersedianya infrastruktur kelistrikan yang andal, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Melalui program YBM PLN, kami ingin memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, khususnya perempuan pelaku usaha mikro yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi rumah tangga,” kata Sri Heny.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi stimulus bagi para penerima untuk meningkatkan produktivitas usaha sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Melalui YBM PLN, dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari pegawai PLN disalurkan dalam berbagai program sosial. Selain pemberdayaan ekonomi, program tersebut juga mencakup bidang pendidikan, kesehatan, serta bantuan kemanusiaan yang ditujukan untuk mendukung masyarakat agar lebih mandiri dan produktif. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama