![]() |
| Pemeliharaan rutin dua tahunan Bay Line Switching 2 Gas Insulated Switchgear (GIS) Peaker di Gardu Induk Lombok Peaker (Dok. PLN) |
Mataram, Kilas NTB – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) mempercepat penguatan keandalan sistem kelistrikan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemeliharaan rutin dua tahunan Bay Line Switching 2 Gas Insulated Switchgear (GIS) Peaker di Gardu Induk Lombok Peaker.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif PLN untuk menekan potensi gangguan sekaligus memastikan pasokan listrik tetap stabil pada periode meningkatnya aktivitas masyarakat selama momentum perayaan kemerdekaan.
Sebanyak 14 personel diterjunkan dalam pekerjaan tersebut. Seluruh proses pemeliharaan dilakukan sesuai standar operasional dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja agar keandalan peralatan tetap terjaga.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan pemeliharaan berkala merupakan pekerjaan yang tidak bisa ditunda karena menjadi kunci menjaga kontinuitas pasokan listrik.
"Kami terus berkomitmen menjaga keandalan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan yang terencana, rutin, dan mengedepankan aspek keselamatan. Pemeliharaan Bay Line Switching 2 GIS Peaker ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kesiapan aset dan menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat NTB," kata Yondri.
Menurut dia, keandalan sistem tidak hanya ditentukan saat terjadi gangguan, tetapi justru dibangun melalui pemeliharaan yang dilakukan secara konsisten sebelum masalah muncul.
"Prinsip kami adalah mencegah lebih baik daripada memperbaiki. Karena itu, setiap aset strategis harus dipastikan berada dalam kondisi prima agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," ujarnya.
Bay Line Switching 2 merupakan salah satu peralatan vital di Gardu Induk Lombok Peaker yang berfungsi mendukung penyaluran tenaga listrik pada sistem kelistrikan NTB. Kerusakan pada peralatan tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas jaringan apabila tidak diantisipasi melalui pemeliharaan berkala.
PLN menyebut pendekatan preventive maintenance menjadi strategi utama dalam menjaga keandalan aset. Melalui pemeriksaan rutin, potensi gangguan dapat dideteksi lebih awal sehingga risiko kerusakan yang lebih besar dapat diminimalkan.
Yondri menegaskan, keandalan listrik menjadi faktor penting dalam menopang aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah, terutama menjelang berbagai agenda nasional dan meningkatnya kebutuhan listrik.
"Masyarakat berhak memperoleh layanan listrik yang andal. Karena itu, kami memastikan setiap infrastruktur strategis selalu dalam kondisi siap operasi sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan tanpa gangguan," tuturnya.
Dengan pemeliharaan yang dilakukan secara berkala, PLN UIW NTB menargetkan sistem kelistrikan di Nusa Tenggara Barat tetap andal, aman, dan mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama momentum Hari Kemerdekaan RI maupun pada periode berikutnya. (Red)
