![]() |
| Srikandi PLN UP3 Sumbawa, perusahaan tidak hanya menghadirkan pelayanan langsung kepada pelanggan, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang kendaraan listrik dan digitalisasi layanan (Dok. PLN) |
Mataram, Kilas NTB – PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menjadikan momentum Hari Kemerdekaan RI ke-81 untuk menegaskan peran perempuan sebagai ujung tombak transformasi layanan kelistrikan sekaligus percepatan transisi energi bersih. Melalui Srikandi PLN UP3 Sumbawa, perusahaan tidak hanya menghadirkan pelayanan langsung kepada pelanggan, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang kendaraan listrik dan digitalisasi layanan.
Dalam kegiatan bertajuk "Kebaya untuk Perempuan Berdaya, Melayani dengan Hati", para Srikandi PLN mendatangi pelanggan dengan mengenakan kebaya sebagai simbol peran perempuan dalam pelayanan publik. Mereka memeriksa kondisi kWh meter, mendampingi penggunaan aplikasi PLN Mobile, hingga mengenalkan pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai bagian dari pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Nusa Tenggara Barat.
Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar memperingati Hari Kebaya Nasional, melainkan menunjukkan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kebaya bukan sekadar warisan budaya, tetapi mencerminkan semangat pengabdian, profesionalisme, dan kepedulian perempuan Indonesia dalam mendukung kemajuan bangsa melalui pelayanan publik yang berkualitas," kata Firman.
Firman menegaskan, transformasi digital yang dijalankan PLN harus dapat dirasakan langsung oleh pelanggan. Karena itu, Srikandi PLN tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendampingi masyarakat memanfaatkan layanan digital, mulai dari pengajuan layanan kelistrikan, pembayaran tagihan, hingga kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik.
PLN menilai percepatan digitalisasi dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik menjadi bagian penting dalam mendukung target Net Zero Emissions. Di NTB, perusahaan terus memperluas jaringan SPKLU agar masyarakat semakin mudah beralih ke kendaraan berbasis listrik.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan kontribusi perempuan menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi perusahaan di sektor ketenagalistrikan.
"Srikandi PLN membuktikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, inovatif, dan penuh kepedulian," ujar Yondri.
Menurut dia, semangat Hari Kemerdekaan harus diterjemahkan dalam bentuk pelayanan yang semakin berkualitas sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.
"Melalui semangat kemerdekaan, kami terus mendorong transformasi layanan berbasis digital serta percepatan transisi energi bersih agar manfaat listrik yang andal dapat dirasakan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat. Inilah wujud pengabdian PLN untuk Indonesia yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan," kata Yondri.
PLN menegaskan penguatan peran perempuan, digitalisasi layanan, dan percepatan penggunaan energi bersih menjadi strategi yang berjalan beriringan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat. (Red)
