Jenazah Misterius Ditemukan di Bukit Terengan

Evakuasi jenazah tanpa identitas oleh Tim SAR Gabungan (Dok. SAR Mataram)

Lombok Utara, Kilas NTB — Sesosok jenazah tanpa identitas ditemukan di atas bukit Dusun Terengan, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Selasa, 11 Agustus 2026. Tim SAR Gabungan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk mengevakuasi jenazah dari medan perbukitan.

Penemuan bermula ketika seorang warga hendak memeriksa sumber air di kebunnya. Warga tersebut mencium bau menyengat. Setelah ditelusuri, ia menemukan sesosok jenazah dan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Laporan penemuan itu diterima Kantor SAR Mataram melalui Unit Siaga SAR Bangsal dari Bhabinkamtibmas Pemenang Timur. Tim Rescue Unit Siaga SAR Bangsal kemudian bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi.

Tim SAR Gabungan tiba sekitar pukul 13.30 WITA. Mereka terdiri atas personel Basarnas, TNI, Polri, tenaga medis, serta warga setempat.

Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, mengatakan tim langsung bergerak setelah menerima laporan.

“Kami menerima laporan penemuan jenazah dari Bhabinkamtibmas Pemenang Timur siang ini dan langsung memberangkatkan personel ke lokasi,” kata Gusti, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi.

Menurut Gusti, kondisi medan menjadi salah satu kendala dalam proses evakuasi. Tim membutuhkan sekitar satu setengah jam untuk membawa jenazah keluar dari kawasan perbukitan.

“Proses evakuasi berjalan lancar dan aman berkat koordinasi yang baik antara TNI, Polri, masyarakat setempat, serta unsur terkait lainnya,” ujarnya.

Setelah dievakuasi, jenazah diserahkan kepada pihak kepolisian. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Provinsi NTB untuk penanganan medis dan proses identifikasi.

Gusti mengatakan identitas korban hingga kini belum diketahui. Kepolisian selanjutnya melakukan proses identifikasi untuk mengetahui identitas korban serta memastikan penyebab kematiannya.

“Saat ini jenazah sudah diserahkan ke pihak kepolisian dan dibawa ke RSUD Provinsi NTB untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut,” kata dia. (Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama