Banjir Rendam Ratusan Rumah di Lombok Tengah

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal bersama istri saat meninjau lokasi banjir di Lombok Tengah (Dok. Diskominfotik NTB)

Lombok Tengah (Kilasntb.com) - Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan merendam ratusan rumah warga. Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, menjadi wilayah terdampak paling parah akibat luapan sungai yang dipicu sedimentasi pasir dan lumpur.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung lokasi banjir di Desa Kabul pada Rabu, 14 Januari 2026. Ia menyebut kondisi banjir diperparah oleh pendangkalan sungai yang menghambat aliran air saat hujan deras.

“Sedimentasi pasir dan lumpur ini harus segera ditangani agar banjir tidak terus berulang,” kata Iqbal di lokasi.

Berdasarkan data sementara, sekitar 250 kepala keluarga dengan 250 unit rumah di Desa Kabul terdampak banjir. Sementara itu, di Desa Montong Ajang tercatat sekitar 50 kepala keluarga mengalami dampak serupa. Banjir juga menggenangi kawasan Selong Belanak di Kecamatan Praya Barat.

Saat meninjau rumah warga, Gubernur menemukan sejumlah hunian dalam kondisi tidak layak huni. Ia memastikan pemerintah provinsi akan membantu pembangunan rumah sehat bagi warga yang rumahnya tidak memenuhi standar kesehatan.

Selain bantuan hunian, Pemerintah Provinsi NTB juga menjanjikan dukungan pendidikan bagi anak-anak korban banjir agar tidak terputus sekolah. Baznas Provinsi NTB turut menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako dan perlengkapan bayi.

Pemerintah Provinsi NTB berencana menurunkan alat berat untuk melakukan pengerukan sungai. Material pasir hasil pengerukan akan dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan warga terdampak.

Hingga kini, tim reaksi cepat masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah warga terdampak dan kerugian akibat banjir di Lombok Tengah. (Fd)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama